Posted on

Lembaga Sosial: Pengertian, Contoh, Bentuk dan Fungsi

pengertian lembaga sosial

Masyarakat mampu bertahan hidup dengan norma, adat dan tatanan yang tercipta. Norma, adat dan tatanan yang disepakati dalam kehidupan bermasyarakat ini tercipta karena adanya saling keterkaitan.

Masyarakat bisa saling berhubungan dan menjaga keterikatan yang dimiliki karena adanya kesadaran dan selama ada dukungan. Dukungan itu bisa didapatkan dari adanya sebuah lembaga sosial.

Ya, lembaga sosial sosial dapat didefinisikan sebagai sistem organisasi yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan sosial dasar dengan menyediakan kerangka kerja yang teratur untuk menghubungkan semua lapisan masyarakat.

Pengertian Lembaga Sosial

Lembaga sosial merupakan sekumpulan norma, adat atau tata cara yang mempunyai tujuan untuk mengatur tindak tanduk seseorang dalam kehidupan bermasyarakat. Sekumpulan norma yang tercipta ini dibentuk sendiri atas kesepakatan masyarakat dan saling dijaga dan dilaksanakan.

Tidak ada aturan yang menyebutkan bahwa norma harus paten. Norma-norma ini bisa diubah dan disesuaikan dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat itu sendiri. Sekumpulan norma disusun agar bisa mempengaruhi semua golongan masyarakat agar tetap menjaga harmonisasi kehidupan bermasyarakat.

Nah, hadirnya lembaga sosial di tengah masyarakat ini berupaya untuk mengatur seperti apa dan bagaimana cara yang harus dilakukan oleh seseorang dalam hidup bermasyarakat. Baik itu mengenai perilaku, sopan santun atau kegiatannya sehari-hari, semua diatur dalam lembaga sosial.

Namun lembaga sosial tidak harus diartikan sebagai sebuah organisasi atau institusi ya! Lembaga sosial adalah seperangkat atau sekumpulan norma yang diakui oleh masyarakat dan menjadi pedoman berperilaku.

Kata lembaga sendiri lebih merujuk kepada proses pembentukan norma yang didasarkan pada perilaku aktivitas masyarakat sebagaimana mestinya yang kemudian menjadi pedoman hidup masyarakat itu sendiri.

Lembaga sosial menentukan “aturan main” yang mengatur kehidupan sosial dan memfasilitasi berfungsinya sistem sosial.

Baca juga: Jenis Lembaga Sosial

Contoh Lembaga Sosial

Ada banyak sekali beberapa contoh lembaga sosial. Misal, adanya lembaga kesehatan Indonesia. Lembaga kesehatan ini tentunya mempunyai visi dan misi untuk mengatur anggotanya.

Lembaga kesehatan berusaha untuk memperkuat sistem perawatan kesehatan, menyebarluaskan informasi kesehatan dengan menyelenggarakan lokakarya, seminar dan konferensi tingkat nasional.

Untuk merealisasikan tujuan, umumnya semua lembaga kesehatan akan bergerak untuk mendukung visinya seperti mengembangkan kebijakan, peraturan, pedoman dan program untuk meningkatkan sistem kerja dan mengembangkan tenaga kesehatan yang kompeten.

Selain lembaga kesehatan, ada juga lembaga sosial di bidang pendidikan. Ada banyak sekali yayasan pendidikan di Indonesia yang membangun sekolah-sekolah di berbagai daerah sebagai upaya untuk mencerdaskan anak-anak bangsa. Yayasan yang mendirikan sekolah pasti selalu mempunyai visi dan misi untuk dilaksanakan dan dipatuhi.

Bentuk-bentuk Lembaga Sosial

Lembaga sosial sendiri terdiri dari berbagai macam bentuk, di antaranya adalah:

1.     Lembaga Keluarga

Keluarga adalah lembaga sosial yang paling fundamental dan menjadi pijakan dasar orang untuk berperilaku dalam masyarakat. Proses pelembagaan ini dimulai dari pernikahan yang kemudian melahirkan keluarga kecil. Setidaknya ada 3 fungsi utama lembaga keluarga dalam sebuah masyarakat, di antaranya adalah:

  • Reproduksi

Reproduksi adalah proses biologis di mana suatu organisme menghasilkan keturunan yang secara biologis mirip dengan organisme. Reproduksi menjamin kelangsungan hidup manusia dari generasi ke generasi dan itu adalah ciri utama kehidupan di bumi.

  • Afeksi

Afeksi biasanya diidentikkan dengan emosi, tetapi sebenarnya afeksi adalah sebuah proses saling mengasihi masing-masing anggota keluarga satu sama lain.

  • Sosialisasi

Sosialisasi adalah proses seumur hidup seseorang mempelajari nilai-nilai dan norma-norma yang ada dalam masyarakat tertentu.

Baca juga: Pengendalian Sosial

2.     Lembaga Politik

Lembaga politik mempunyai wewenang secara khusus untuk melaksanakan otoritasnya pada suatu daerah. Pemerintah adalah salah satu contoh dari alat lembaga politik yang mempunyai wewenang untuk mengatur masyarakat.

Tujuan dari adanya lembaga politik adalah berusaha untuk memberikan pelayanaan sosial yang memuaskan bagi masyarakat, membantu menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh masyarakat dan menjaga keharmonisan semua lapisan masyarakat.

3.     Lembaga Pendidikan

Mendapatkan pendidikan yang layak sebenarnya adalah hak oleh semua warga negara. Adanya pendidikan bisa memberikan anak-anak ilmu dan pengetahuan yang sangat bermanfaat untuk ia melangsungkan kehidupannya.

Lembaga pendidikan adalah contoh dari upaya untuk menyebarkan ilmu dan pengetahuan kepada semua anak di berbagai penjuru Indonesia. Ada dua lembaga pendidikan yang terbagi dalam 2 jenis, yakni dengan fungsinya yang dirasakan secara langsung (manifes) dan lembaga pendidikan dengan fungsi yang tidak dirasakan secara langsung atau tersembunyi (laten).

4.     Lembaga Agama

Agama adalah sebuah bentuk kepercayaan yang diyakini oleh masyarakat dan mempunyai beberapa praktik untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Lembaga agama hadir untuk menjembatani masyarakat yang merasa kesulitan dalam menjalankan praktik agamanya.

Lembaga agama juga mengatur bagaimana seharusnya masyarakat menjalin hubungan kepada sesamanya, Tuhan dan juga lingkungan ia tinggal.

5.     Lembaga hukum

Lembaga hukum hadir sebagai media untuk menjaga interaksi semua lapisan masyarakat agar selalu rukun dan terjaga. Lembaga hukum juga berfungsi untuk mengatur pola hidup masyarakat untuk taat pada setiap peraturan atau undang-undang yang berlaku di daerah.

Salah satu contoh lembaga hukum adalah polisi. Sebagai lembaga hukum, sudah menjadi kewajibannya untuk menjaga dan menertibkan masyarakat.

6.     Lembaga Ekonomi

Terakhir, ada lembaga ekonomi yang berupaya untuk mengelola kebutuhan setiap manusia mulai dari proses produksi, pendistribusian dan konsumsi. Hadirnya lembaga ekonomi sangatlah penting dalam kehidupan masyarakat karena tanpa adanya lembaga ini, maka kebutuhan pokok manusia akan sulit dipenuhi.

Fungsi Lembaga Sosial

Lalu apa sih sebenarnya fungsi dari adanya lembaga sosial itu sendiri? Setidaknya, kehadiran lembaga sosial mempunyai peran dan fungsi sebagai berikut:

1.     Sebagai Pedoman Masyarakat untuk Bertindak

Lembaga sosial hadir untuk menjadi pedoman antar individu atau kelompok dalam sebuah masyarakat agar bertindak sebagaimana norma yang berlaku. Setiap orang dalam masyarakat harus mematuhi semua peraturan yang telah disepakati bersama dan lembaga sosial ini berupaya menjadi pedoman yang dipegang oleh semua anggota masyarakat.

2.     Menjaga Keharmonisan

Sebuah hubungan antar kelompok dalam masyarakat bisa tercipta selama lembaga sosial hadir untuk menjaga kepentingan dan tujuan bersama. Saat masyarakat mempunyai tujuan dan kepentingan yang sama, maka rasa persatuan akan terjalin.

Lembaga sosial sangat berperan menjaga keharmonisan semua golongan masyarakat. Apapun yang membawa perpecahan dan pertikaian, adanya lembaga sosial hadir sebagai media untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,

3.     Menjadi Kendali atas Tindak Laku Masyarakat

Lembaga sosial juga mempunyai peran penting sebagai kendali dalam kehidupan masyarakat yang tidak memenuhi norma yang berlaku. Lembaga sosial memberikan sanksi atau hukuman kepada siapapun warga yang mungkin melanggar norma yang telah disepakati.

4.     Stabilisator

Sebuah kehidupan masyarakat tidak akan berjalan harmonis tanpa adanya penyeimbang atau stabilisator. Nah, fungsi dari lembaga sosial adalah menjadi stabilisator dalam masyarakat. Sehingga jika ada masalah apapun yang terjadi dalam masyarakat, maka lembaga sosial adalah penyeimbang untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Masih ada banyak lagi fungsi-fungsi dari adanya lembaga sosial di masyarakat. Namun yang jelas, tanpa adanya lembaga sosial, maka bisa jadi keutuhan bangsa Indonesia akan sulit sekali diwujudkan.