Posted on

Integrasi Sosial: Pengertian, Proses, Contoh, Faktor Penghambat

pengertian integrasi sosial

Integrasi sosial adalah sebuah proses untuk menyesuaikan nilai-nilai, pandangan dan keyakinan yang memungkinkan semua orang untuk berbaur dalam kehidupan sosial, ekonomi dan politik atas dasar persamaan hak dan kewajiban. Adanya integrasi sosial dalam kehidupan masyarakat menunjukkan bahwa manusia pada dasarnya adalah makhluk yang tidak bisa berdiri sendiri.

Istilah integrasi sosial pertama kali diciptakan oleh sosiolog dari Inggris bernama David Lockwood. Integrasi sosial mengacu pada prinsip-prinsip yang menghubungkan satu individu ke dalam masyarakat. Lalu bagaimana proses dan contoh dari integrasi sosial?

Pengertian Integrasi Sosial

Integrasi sosial adalah pengakuan terhadap berbagai kelompok sosial dan budaya dalam masyarakat untuk menjunjung rasa hormat dan saling menghargai. Integrasi sosial mengacu pada hubungan antara bagian-bagian masyarakat atau sistem sosial. Integrasi sosial berlaku dalam suatu kelompok jika ikatan ketertarikan mempersatukan anggotanya.

Faktor utama integrasi sosial menurut Max Weber dalam masyarakat kapitalis maju adalah adanya sistem kelas. Dalam masyarakat feodal, sistem perkebunan memainkan peran yang setara, seperti halnya kasta dalam masyarakat.

Secara umum, menurut pendapat Max Weber tentang stratifikasi sosial, masyarakat yang berbasis status cenderung mengarah pada bentuk-bentuk integrasi sosial yang harmonis, dan masyarakat yang memiliki kelas mempunyai integrasi sosial yang penuh konflik.

Nah, dari uraian di atas, secara sederhananya, integrasi sosial adalah sesuatu yang menyatukan berbagai kelompok atau etnis dalam masyarakat tanpa memandang bahasa, kasta, keyakinan, dan sebagainya tanpa harus kehilangan identitas.

Integrasi sosial memberi akses ke semua sektor kehidupan masyarakat dan menghilangkan diskriminasi pada suatu kelompok atau etnis. Dalam pandangan yang lebih luas, integrasi sosial adalah proses yang dinamis dan terstruktur untuk saling menghargai perbedaan yang ada.

Semua lapisan masyarakat bisa ikut berpartisipasi dan berbaurĀ  untuk memelihara hubungan sosial yang harmonis. Integrasi sosial fokus untuk memperkuat hubungan sosial antar masyarakat agar bisa hidup damai dan bisa berdampingan meski memiliki perbedaan.

Baca juga: Pengendalian Sosial

Proses Integrasi Sosial

Integrasi sosial dalam masyarakat tentunya tidak terjadi dengan sendirinya. Ada beberapa proses yang mempengaruhi terjadinya sebuah integrasi sosial, di antaranya adalah:

1.      Interaksi

Proses yang pertama adalah interaksi. Interaksi sendiri merupakan sebuah upaya untuk menciptakan sebuah kerja sama antar kelompok masyarakat. Munculnya interaksi adalah apabila niat positif untuk membangun hubungan ini bisa menghasilkan sebuah kegiatan bersama-sama yang dilakukan secara sadar tanpa adanya paksaan.

2.      Identifikasi

Setelah interaksi ini berjalan dengan baik, maka muncullah proses identifikasi sebagai tahap integrasi sosial selanjutnya. Identifikasi merupakan proses ketika masing-masing kelompok masyarakat bisa menerima secara terbuka atas kehadiran kelompok masyarakat lainnya.

Identifikasi adalah proses untuk lebih memahami bagaimana latar belakang, karakteristik dan juga kepentingan dari kelompok masyarakat lain.

3.     Kerja Sama

Sebuah kerja sama bisa terjadi ketika masing-masing individu dalam masyarakat menyadari bahwa mereka memiliki kepentingan dan tujuan yang sama. Sebagai usaha mencapai kepentingan dan tujuan yang sama, masyarakat butuh yang namanya pengetahuan dan pengendalian diri yang cukup agar bisa mencapai kepentingan itu dengan kerja sama.

Ketika kerja sama akhirnya terjalin oleh berbagai golongan di masyarakat, maka integrasi sosial kemungkinan bisa berjalan dengan lebih mudah.

4.      Akomodasi

Akomodasi merupakan proses lanjutan dari kerja sama. Akomodasi adalah proses untuk menyatukan masing-masing pendapat dalam golongan masyarakat agar tidak ada perselisihan yang bisa memecah hubungan yang telah terjalin dari proses-proses sebelumnya.

Akomodasi adalah tahapan yang benar-benar dimaksimalkan karena tanpa adanya proses ini, maka masyarakat akan kesulitan dalam mencapai tujuan yang sama hanya karena tidak bisa menerima pendapat yang berbeda.

5.     Asimilasi

Asimilasi menggambarkan proses integrasi sosial, budaya, dan politik dari minoritas ke dalam budaya dan masyarakat yang dominan. Asimilasi mengacu pada bagian dari proses adaptasi. Asimilasi memainkan peran penting dalam cara kelompok masyarakat memahami pandangan yang berbeda di sekitarnya.

6.     Integrasi

Terakhir, adalah proses integrasi yang menyesuaikan berbagai unsur berbeda dalam masyarakat yang majemuk sehingga muncullah kehidupan sosial yang lebih harmonis.

Baca juga: Stratifikasi Sosial

Contoh Integrasi Sosial

Untuk lebih memahami apa itu integrasi sosial, berikut adalah contohnya yang diklasifikasikan ke dalam beberapa sektor kehidupan manusia:

1.     Keluarga

Keluarga adalah lingkup pertama bagi anak untuk memahami integrasi sosial. Contoh dari integrasi sosial dalam sebuah keluarga adalah usaha orangtua yang tidak membeda-bedakan anaknya. Orangtua berupaya untuk tetap adil dan berlaku sama kepada semua anaknya tanpa menspesialkan anak pertama, bungsu atau yang lain agar tercipta sebuah keluarga yang harmonis.

2.     Kebudayaan

Dalam lingkup kebudayaan, banyak sekali contoh-contoh dari integrasi sosial seperti masyarakat Jawa yang terkena program transmigrasi dari pemerintah pada tahun 1956.

Adanya transmigrasi ini membuat masyarakat Jawa yang tinggal di daerah Sumatera mulai melakukan adaptasi dan menyesuaikan diri dengan kebudayaan masyarakat di sekitarnya. Adaptasi yang dilakukan masyarakat Jawa ini merupakan upaya untuk menjaga harmonisasi antara kedua golongan etnis yang berbeda.

3.     Pendidikan

Integrasi sosial juga selalu hadir dalam sektor pendidikan. Contoh nyata dari integrasi sosial di lingkup pendidikan adalah guru yang mengajar di sebuah sekolah harus berlaku adil kepada murid-muridnya.

Guru harus menyampaikan pelajaran, menilai dan melakukan evaluasi kepada siswanya tanpa harus membeda-bedakan latar belakang, etnis, kekayaan dan kecerdasan siswanya sehingga menciptakan sebuah hubungan sosial yang harmonis.

Penerapan seragam sekolah, sepatu yang sama dan beberapa tata tertib lainnya di sekolah juga merupakan bentuk dari integrasi sosial agar tidak ada perbedaan dalam siswanya.

4.     Masyarakat

Masyarakat adalah tempat yang selalu menciptakan proses sosial integrasi. Contohnya adalah adanya program ronda malam. Siapapun warganya, wajib mengikuti ronda malam sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Tidak boleh ada satupun warga yang tidak mendapatkan jadwal hanya karena memiliki status sosial yang tinggi sebab semua warga mempunyai status yang sama.

5.     Olahraga

Apakah Anda pernah melihat pertandingan tim nasional sepakbola Indonesia? Para pemain yang sedang bermain di atas lapangan adalah contoh nyata dari sebuah integrasi sosial. Semua pemain berasal dari daerah dan latar belakang yang berbeda, namun mereka tetap menyatu dalam satu komando yang sama, yakni memberikan kemenangan untuk Indonesia.

Baca juga: Diferensiasi Sosial

Faktor Penghambat Integrasi Sosial

Sayangnya, tidak semua masyarakat bisa melakukan integrasi sosial. Ada beberapa faktor penghambat yang mengganggu proses integrasi ini, di antaranya adalah:

  1. Tidak adanya rasa kesadaran pada masing-masing individu untuk menjaga sebuah kesatuan dalam masyarakat. Banyaknya orang-orang yang individualis menghambat proses dari integrasi.
  2. Tidak memiliki rasa saling menghargai juga merupakan penghambat utama seseorang untuk melakukan integrasi kepada masyarakat di sekitarnya.
  3. Kurangnya rasa toleransi pada perbedaan yang dimiliki oleh orang-orang di sekitar merupakan faktor penghambat proses integrasi sosial. Masyarakat yang minim toleransi bahkan bisa menyebabkan sebuah konflik sosial berkepanjangan.

Apabila Anda ingin sekali menjaga persatuan di negara Indonesia ini, maka pastikan Anda memiliki rasa toleransi, saling menghargai dan memiliki kesadaran yang tinggi. Agar tidak menghambat proses integrasi sosial.