Posted on

Gejala Sosial: Pengertian, Bentuk, Dampak, Faktor Penyebab

pengertian-dan-dampak-gejala-sosial

Setiap hari masyarakat pasti merasakan resah dengan timbulnya masalah. Masalah tersebut diawali dengan timbulnya gejala sosial di masyarakat. Sebelum berkembang menjadi sebuah masalah yang besar dan sulit teratasi, suatu gejala sosial perlu ditangani dengan baik.

Orang yang memiliki pengetahuan dan mampu melakukan kontrol dalam dirinya akan berusaha untuk menjauhi hal-hal buruk. Namun, tanpa disadari keadaan tertentu mendorong seseorang melakukan hal-hal yang bisa menjadi fenomena sosial di masyarakat. Dalam hal ini setiap individu memiliki peran masing-masing dalam mencegah timbulnya masalah sosial.

Pengertian Gejala Sosial

Gejala sosial adalah sebuah fenomena yang muncul dan ditandai dengan adanya permasalahan sosial yang dapat memengaruhi atau dipengaruhi oleh individu dalam lingkungannya. Fenomena sosial tersebut bisa terjadi jika terdapat perubahan sosial dalam masyarakat.

Perubahan ini memiliki potensi menimbulkan berbagai dampak yang sulit dihindari. Oleh karena itu, setiap orang perlu mengetahui dan mengantisipasi hal tersebut.

Baca juga: Pengendalian Sosial

Contoh Gejala Sosial di Masyarakat

Contoh gejala sosial dapat ditemukan dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari. Contoh-contoh tersebut biasanya merupakan sebuah hal yang negatif dan berusaha untuk dihindari. Beberapa contoh gejala sosial di masyarakat, yaitu:

Tindak Kejahatan

Berbagai macam kejahatan yang muncul diawali dengan adanya peniruan, asosiasi yang berbeda, citra diri yang agresif, implementasi peran sosial, serta kekecewaan. Hal tersebut dapat dipicu dengan kepemilikan gaya hidup konsumsi yang tidak sesuai dengan penghasilan yang dimiliki.

Kemiskinan

Kemiskinan merupakan sebuah situasi keadaan seseorang yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dan tidak bisa mempertahankan standar hidup dalam kelompok. Kemiskinan dilihat sebagai suatu kondisi seseorang yang tidak memiliki kondisi ekonomi yang cukup untuk bisa memenuhi standar hidup.

Masalah ini hadir karena adanya institusi sosial pada bidang ekonomi yang tidak bisa berjalan dengan semestinya.

Masalah Masyarakat Generasi Muda

Hal ini terjadi ditandai dengan adanya dua sifat yang saling berlawanan, yaitu sifat apatis dan ingin bertarung. Sikap apatis diwujudkan sebagai tindakan yang membabi buta yang disesuaikan dengan standar moral yang dimiliki oleh generasi yang lebih tua.

Sementara itu, keinginan untuk bertarung terwujud sebagai suatu sikap radikalisme yang sangat berbahaya.

Disorganisasi Keluarga

Bentuk disorganisasi keluarga yaitu keluarga yang tidak lengkap akibat dari perceraian, hubungan di luar nikah, krisis keluarga, komunikasi antar anggota keluarga yang buruk, gangguan mental, dan masalah keluarga lainnya. Anggota keluarga gagal untuk melakukan tanggung jawab sesuai perannya masing-masing.

Pelanggaran Standar Masyarakat

Saat ini banyak muncul pelanggaran yang tidak sesuai dengan nilai sosial dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Misalnya, gejala sosial alkoholisme, korupsi, kenakalan remaja, pelacuran, dan contoh lainnya.

Perang

Perang adalah bentuk dari suatu konflik yang terjadi di antara kelompok atau negara yang kemudian berakhir dengan penempatan.

Bentuk Gejala Sosial

Gejala sosial di masyarakat dapat dikelompokkan menjadi beberapa bentuk atau jenis. Berikut merupakan beberapa bentuk gejala sosial, yaitu:

Gejala Sosial Budaya

Indonesia merupakan negara dengan keberagaman budaya yang sangat kaya, oleh karena itu setiap masyarakat harus bisa menghormati kebudayaan masing-masing. Seseorang tidak boleh melanggar batas-batas jika masuk ke dalam suatu budaya yang berbeda.

Hal tersebut tidak hanya berlaku di Indonesia, namun masyarakat juga harus bisa menghargai kebudayaan yang dimiliki oleh negara lain. Budaya yang beragam dapat menimbulkan gejala sosial, misalnya pemalsuan buaya asing dan lainnya.

Gejala Sosial Ekonomi

Tingkat perekonomian seseorang yang dilihat berdasarkan penghasilan dapat memicu terjadinya gejala sosial. Fenomena sosial yang terjadi memiliki kaitan yang erat dengan ekonomi masyarakat. Apabila ada orang yang tidak bisa memenuhi kebutuhan, maka akan muncul berbagai fenomena sosial yang bisa terjadi.

Fenomena sosial tersebut seperti pengangguran, populasi yang meningkat, kemiskinan, dan contoh lainnya.

Gejala Sosial Psikologis

Perilaku yang dimiliki seseorang dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari sangat dipengaruhi oleh psikologi. Apabila orang memiliki masalah kejiwaan maka besar kemungkinan orang tersebut akan menimbulkan gejala sosial di lingkungan. Contoh dari gejala sosial psikologis yaitu bid’ah.

Gejala Sosial dari Lingkungan Alam

Hal-hal yang terjadi pada lingkungan alam akan berpengaruh pada kehidupan manusia. Gejala sosial tersebut muncul karena faktor alam serta ulah manusia yang mengakibatkan berbagai kerusakan pada alam. Misalnya, kebiasaan membuang sampah di sungai. Hal tersebut bisa menimbulkan banjir yang nantinya berdampak pada kesehatan masyarakat.

Perbedaan Gejala Sosial dan Masalah Sosial

Gejala sosial dan masalah sosial terdengar sebagai suatu hal yang mirip. Sebenarnya apakah gejala sosial dan masalah sosial merupakan hal yang sama? Gejala sosial berbeda dengan masalah sosial. Gejala sosial yang terjadi secara terus menerus dan bisa menjadi sebuah masalah sosial apabila tidak bisa ditangani dengan baik.

Faktor Penyebab Gejala Sosial

Gejala sosial hadir didukung oleh dua faktor penyebab, yaitu faktor kultural dan faktor struktural. Berikut merupakan faktor yang menyebabkan terjadinya gejala sosial, yaitu:

Faktor Kultural

Faktor kultural atau faktor budaya hadir dari nilai-nilai yang berkembang dalam masyarakat. Hal tersebut akan tumbuh sebagai pola pikir yang dimiliki oleh orang yang berada di lingkungan tersebut. Contoh dari faktor kultural yang menyebabkan gejala sosial, misalnya kemiskinan, perilaku menyimpang, kerja bakti, gotong royong, dan sebagainya.

Faktor Struktural

Faktor struktural merupakan sebuah keadaan yang timbul dalam memengaruhi struktur. Struktur yang dimaksud merupakan hal yang disusun menggunakan pola tertentu. Faktor tersebut bisa diketahui dengan melihat pola hubungan manusia dengan kelompok dalam kehidupan bermasyarakat.

Contoh dari faktor sosial yang menyebabkan gejala sosial, yaitu penyuluhan sosial, interaksi antar individu, interaksi individu dengan kelompok, interaksi antar kelompok, jangkauan sosial dan sebagainya.

Dampak Gejala Sosial

Gejala sosial dapat memberikan dampak untuk kehidupan manusia. Dampak yang hadir bisa berupa dampak positif atau negatif untuk masyarakat. Berikut merupakan dampak positif dan negatif dari gejala sosial, yaitu:

Dampak Positif

Gejala sosial yang terjadi tidak bisa diabaikan begitu saja. Hal tersebut harus disikapi secara bijak dan dewasa oleh setiap orang. Perubahan yang terjadi dalam masyarakat dapat berubah menjadi hal yang positif apabila diantisipasi dengan baik. Misalnya, kemajuan yang cepat dalam bidang teknologi dan informasi.

Perubahan teknologi dan informasi dapat dilihat dari dua sisi. Untuk memperoleh hasil yang optimal dari perubahan teknologi maka setiap orang harus berusaha fokus dengan dampak positif dari perkembangan teknologi. Adanya perkembangan teknologi yang cepat membuat berbagai keperluan manusia juga bisa dilakukan secara cepat dan efektif.

Contohnya, penggunaan smartphone untuk berinteraksi melalui telepon atau chatting.

Dampak Negatif

Selain sikap dewasa yang bisa membuat gejala sosial memiliki dampak positif. Gejala sosial juga memberikan banyak dampak negatif untuk kehidupan masyarakat. Jika individu tidak mampu untuk menerima perubahan yang terjadi secara cepat maka individu tersebut akan mengalami culture shock.

Rasa tidak mampu yang dimiliki individu untuk beradaptasi dengan berbagai perubahan membuat seseorang melakukan perilaku yang menyimpang dan memunculkan berbagai macam gejala sosial lainnya di masyarakat.

Walaupun sulit untuk dihindari, gejala sosial di masyarakat bisa memberikan dampak yang positif asalkan setiap orang mampu bersikap secara bijak dan dewasa. Sebagai seorang individu dan masyarakat, semua orang harus bisa berusaha untuk menjauhi berbagai hal yang dapat menimbulkan gejala sosial bahkan masalah sosial.