Posted on

Contoh Kegiatan Ekonomi dengan Memanfaatkan Sumber Daya Alam

Contoh Kegiatan Ekonomi dengan Memanfaatkan Sumber Daya Alam

Dalam upaya mempertahankan hidupnya, manusia akan mengolah sumber daya alam. Kegiatan manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya ini biasa disebut dengan kegiatan ekonomi yang sebagian diantaranya memang berkaitan dengan alam. Pastinya, ada banyak sekali contoh kegiatan ekonomi dengan memanfaatkan sumber daya alam.

Sebagian dari sumber daya alam tersebut ada yang bisa langsung dimanfaatkan dan ada pula yang harus diolah terlebih dahulu. Berikut ini contohnya. Yuk disimak.

Daftar Contoh Kegiatan Ekonomi dengan Memanfaatkan Sumber Daya Alam

Sebelumnya, Anda sudah tahu bukan bahwa sumber daya alam itu ada yang bisa langsung dimanfaatkan atau dikonsumsi dan ada juga yang harus diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi? Nah, contoh-contoh berikut ini mencakup kedua hal tersebut.

Kerajinan

Memproduksi kerajinan termasuk dalam kegiatan ekonomi yang juga memanfaatkan sumber daya alam. Seseorang yang membuat kerajinan ini biasa disebut sebagai pengrajin. Secara umum, ada banyak sekali bahan baku kerajinan yang berasal dari alam misalnya, daun pandan, bambu, batu, tanah liat, biji-bijian hasil pertanian dan masih banyak lagi.

Bahan baku kerajinan tersebut pada awalnya cenderung tidak berguna dan tidak menilai ekonomi. Tetapi ada juga bahan baku yang sebenarnya sudah mempunyai nilai ekonomis namun kecil.

Di tangan pengrajin, bahan baku tersebut akan diubah menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Misalnya saja gerabah. Gerabah itu dibuat dari tanah liat bukan? Saat masih berbentuk tanah liat, kan cenderung tidak mempunyai nilai ekonomi. Tetapi setelah diubah bentuknya menjadi gerabah, nilai ekonominya lebih tinggi dan sekaligus oleh manusia bisa dimanfaatkan.

Contoh lainnya, tikar yang dibuat dari daun pandan, souvenir yang dibuat dari bambu dan masih banyak lagi diantaranya sebagai berikut:

  1. Keramik, genteng, poci atau teko dan batu bata yang juga dibuat dari tanah liat
  2. Topi, tempat pensil, lukisan, tempat tisu, sandal, hiasan rumah seperti bunga, kursi, meja, sapu, keset dan lain sebagainya yang dibuat dari serat alam seperti daun pandan, pelepah pisang, eceng gondok dan sabut kelapa
  3. Hiasan dinding, miniatur serta peralatan rumah tangga yang dibuat dari kayu
  4. Tudung saji, lukisan bambu dan lampion yang dibuat dari bambu

Baca juga: Cara Mengatasi Kelangkaan Sumber Daya

Peternakan

Peternakan adalah contoh kegiatan ekonomi lain yang menggunakan sumber daya alam. Sesuai dengan namanya, peternakan ini merupakan usaha memelihara hewan ternak agar bisa dijual atau dikonsumsi. Dengan kata lain, peternakan merupakan kegiatan memelihara atau mengembangbiakkan sejumlah jenis hewan ternak guna diambil manfaatnya.

Usaha jenis ini di Indonesia umumnya masih menggunakan cara tradisional. Usaha peternakan juga biasanya dibedakan menjadi 3 sesuai dengan jenis hewan yang diternakkan sebagai berikut.

  • Ternak hewan unggas yang meliputi angsa, bebek, itik, ayam dan hewan unggas lainnya
  • Ternak hewan kecil seperti kambing dan kelinci
  • Ternak hewan besar seperti sapi dan kuda

Perikanan

Usaha perikanan sendiri dapat dibagi menjadi dua macam yakni perikanan air laut dan perikanan air tawar. Untuk perikanan air laut, ini adalah usaha menangkap ikan di laut termasuk juga udang dan cumi-cumi. Indonesia yang sebagian besar wilayahnya berupa lautan tentu tidak mengherankan jika kaya akan ikan.

Bahkan banyak juga nelayan ilegal yang berasal dari luar negeri yang ditangkap karena kedapatan menangkap ikan di area yang masih menjadi bagian dari Indonesia. Hal ini bisa saja terjadi akibat dari kurangnya sistem pengamanan serta kesulitan dalam menangani wilayah Indonesia yang tidak sempit.

Adapun perikanan air tawar, ini merupakan usaha perikanan dengan cara memelihara atau menangkap ikan selain yang ada di laut, bisa di akuarium, sungai, empang maupun kolam. Selain untuk dimakan, hasil dari perikanan darat juga ada yang digunakan sebagai hiasan seperti ikan arwana, ikan koi dan ikan louhan.

Baca juga: 8 Manfaat Sumber Daya Alam

Perkebunan

Contoh kegiatan ekonomi dengan memanfaatkan sumber daya alam yang lainnya ialah perkebunan. Perkebunan ini sendiri jika hendak diartikan merupakan kegiatan membudidayakan berbagai jenis tanaman atau kegiatan penanaman lahan. Kegiatan ekonomi satu ini juga bisa dibagi menjadi dua macam, yakni perkebunan di dataran rendah serta perkebunan di dataran tinggi.

Selain itu, perkebunan juga bisa dibagi menjadi perkebunan rakyat serta perkebunan besar. Maksud dari perkebunan rakyat ialah perkebunan yang secara langsung dikelola oleh rakyat. Sementara perkebunan besar ialah perkebunan yang dikelola oleh perusahaan swasta maupun instansi pemerintah.

Sementara jika dilihat dari jenis tanamannya, perkebunan juga terdiri atas 2 macam yakni perkebunan musiman serta perkebunan tahunan. Sesuai dengan namanya, perkebunan musiman adalah perkebunan yang diisi dengan tanaman semusim dan perkebunan tahunan adalah perkebunan yang diisi dengan tanaman tahunan.

Tanaman semusim ialah jenis tanaman yang hanya dipanen satu kali dan umumnya siklus hidupnya adalah setahun sekali. Biasanya contoh untuk tanaman jenis ini ialah tembakau dan tebu. Sementara tanaman tahunan ialah tanaman yang umumnya memerlukan waktu lebih banyak untuk menghasilkan produk tetapi dapat dipanen lebih dari satu kali.

Misalnya kopi, lada, cengkeh, karet, kakao dan kelapa sawit. Jadi untuk tanaman tahunan ini umumnya juga merujuk pada tanaman yang berkayu keras. Setelah dipanen beberapa kali, tanaman tahunan akan menunjukkan defisit hasil untuk selanjutnya tidak dapat memberikan hasil lagi. Jika sudah demikian, tanaman tersebut harus dipangkas lalu diganti dengan tanaman yang baru.

Pertanian

Pertanian merupakan usaha untuk memanfaatkan sumber daya alam dengan cara mengolah tanah serta menanaminya dengan berbagai jenis tanaman. Untuk pertanian ini sendiri bisa dibagi menjadi 3 macam yakni ladang, tegal dan sawah.

Ladang merupakan jenis pertanian yang awalnya dilakukan dengan membuka hutan. Biasanya hutan ini akan dibakar serta ditebang kemudian tanahnya ditanami kembali. Umumnya ladang bisa dibuat berpindah-pindah. Akan tetapi dampaknya tentu tidak baik karena bisa menyebabkan terjadinya kerusakan pada hutan.

Contoh dari hasil ladang ini berupa sayuran, singkong dan gandum. Adapun untuk tegal, ini merupakan bentuk pertanian yang biasanya dilakukan di atas lahan yang kering sehingga tidak memerlukan banyak air. Biasanya pula bentuk pertanian satu ini mengandalkan air hujan. Sementara hasil yang diperoleh bisa berupa jagung, ubi, singkong, nanas dan masih banyak lagi.

Adapun sawah ialah kebalikan dari tegal, yaitu bentuk pertanian yang dilakukan di atas lahan basah. Umumnya hasil utama dari sawah ini adalah padi. Indonesia sendiri juga dikenal sebagai negara agraris dengan lahan pertanian yang amat luas.

Baca juga: Faktor Penyebab Kelangkaan Sumber Daya Alam

Pertambangan

Sudah sering disebutkan bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam. Oleh sebab itu tidak heran jika di Indonesia ada banyak kegiatan pertambangan yang menghasilkan batu bara, migas, emas dan lain-lain. Kegiatan pertambangan ini sendiri lebih banyak ditemukan di Sawah Lunto dan Bukit Asam di Sumatera, Jawa Barat, Banten, Sulawesi Selatan dan Kalimantan.

Pertambangan itu sendiri bisa dianggap sebagai kegiatan mengambil kekayaan bumi yang mempunyai nilai guna tinggi. Pastinya, hasil pertambangan ini nanti dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Ada banyak contoh kegiatan ekonomi dengan memanfaatkan sumber daya alam bukan? Sementara jika tentang kegiatan ekonomi itu sendiri bisa dibagi menjadi 3 yakni produksi, distribusi dan konsumsi. Jangan lupa untuk pelajari ketiga macam kegiatan ekonomi tersebut untuk menambah pengetahuan ya. Semoga bermanfaat.