Posted on

7 Faktor Penyebab Kelangkaan Ekonomi

penyebab kelangkaan ekonomi

Kelangkaan merupakan istilah untuk menyebut kesenjangan antara keinginan manusia yang umumnya tidak terbatas dengan sumber daya yang jumlahnya cenderung terbatas. Ada banyak hal yang bisa mengalami kelangkaan, misalnya kelangkaan ekonomi, kelangkaan sumber daya seperti kelangkaan air, kelangkaan minyak dan kelangkaan bahan kebutuhan pokok.

Kelangkaan ini akan mengakibatkan kebutuhan manusia menjadi tidak terpenuhi. Tentunya kondisi ini juga tidak terjadi begitu saja karena ada beberapa hal yang menjadi faktor penyebab kelangkaan.

Berikut pembahasan tentang kelangkaan ekonomi.

Contoh Kelangkaan Ekonomi

Beberapa contoh kelangkaan yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari seperti:

  1. Kelangkaan tanah,
  2. kelangkaan air,
  3. tenaga kerja,
  4. kelangkaan musiman,
  5. kelangkaan bidang kesehatan dan
  6. kelangkaan pemulihan lahan.

[su_spoiler title=”Lihat contoh kelangkaan lainnya.” icon=”chevron”]

  1. Kelangkaan tanah.

Tanah yang dimaksud adalah tanah yang bisa diolah sebagai lahan pertanian dan perkebunan. Manusia membutuhkan sayur dan buah untuk konsumsi makanan. Jika buah dan sayur ditanam pada permukaan tanah yang gersang, maka tanaman akan sulit tumbuh.

  1. Kelangkaan air

Air. Berbagai kejadian musim di bumi akan menentukan ketersediaan air. Jika terjadi musim kemarau panjang di beberapa daerah akan terjadi kekurangan air. Baca tentang penyebab kelangkaan sumber daya alam.

  1. Kelangkaan tenaga kerja.

Untuk mendapatkan tenaga kerja yang profesional terkadang masih banyak terjadi. Karena tenaga kerja bisa menjadi profesional ketika sudah meluangkan waktunya untuk melakukan riset dan praktik untuk menambah pengalaman di bidangnya.

  1. Kelangkaan musiman.

Terjadinya kelangkaan musiman adalah pada saat ada acara atau momen besar seperti Lebaran, tahun baru, Natal dan sebagainya. Orang-orang akan membutuhkan pohon lampu lebih banyak dari biasanya maka akan terjadi kelangkaan di pasar.

  1. Kekurangan bidang kesehatan.

Kelangkaan ini mengakibatkan proses pengobatan pada seseorang tidak bisa segera dilaksanakan karena ketiadaan alat-alat kesehatan atau dokter spesialis.

  1. Kelangkaan ruang terbuka hijau.

Di kota yang penuh dengan kemacetan dan gedung tinggi, sebaiknya dilengkapi dengan ruang terbuka hijau.

Hal ini sebagai kontrol dari aktivitas disekelilingnya. Ruang terbuka hijau di kota bisa menjadi tempat istirahat para pekerja dan penduduk kota. Serta menjadi penyaring polusi di udara yang diakibatkan asap kendaraan.

[/su_spoiler]

Baca tentang

Faktor Penyebab Kelangkaan Ekonomi

Faktor tersebut cukup beragam dan sudah tidak bisa dipungkiri bahwa apapun penyebabnya, kelangkaan merupakan masalah yang serius.

Adapun faktor-faktor yang mengakibatkan kelangkaan ekonomi diantaranya sebagai berikut.

1. Sifat Serakah Manusia

Dampak kelangkaan akan dirasakan oleh manusia, namun sebenarnya manusia juga bisa menjadi penyebab kelangkaan. Hal ini dikarenakan manusia itu sendiri memiliki sifat asli yang tidak pernah cukup dan puas dengan apa yang dimilikinya saat ini. Selalu saja ada yang diinginkannya setelah keinginan yang sebelumnya terpenuhi.

Jika kemudian semua keinginan tersebut dituruti tanpa adanya manajemen yang baik, tentu lama kelamaan akan mengakibatkan sumber daya menjadi habis. Jika sumber daya habis sementara kebutuhan manusia akan sumber daya tersebut tinggi, maka akan terjadi ketidakseimbangan antara permintaan dengan penawaran sehingga terjadilah kelangkaan.

2. Kekurangan Tenaga Ahli yang Berkualitas

Tenaga ahli dalam hal ini tentu merujuk pada manusia. Jika ada banyak sekali tenaga ahli yang berkualitas, tentunya masalah kelangkaan dapat dihindari. Hal ini dikarenakan tenaga ahli akan sangat membantu dalam merumuskan cara mengatasi kelangkaan, terutama dalam hal mengalokasikan sumber daya dan meningkatkan produksi supaya kebutuhan bisa terpenuhi.

Pastinya kurangnya tenaga ahli ini juga dipicu oleh beberapa faktor, salah satunya ialah tingkat pendidikan yang rendah. Jika tingkat pendidikan rendah, maka wajar sekali bila kemudian tidak ada ide cemerlang untuk mengolah berbagai sumber daya dengan efektif. Sumber daya hanya akan dipergunakan begitu saja tanpa memikirkan bagaimana dampaknya nanti.

3. Kemampuan Produksi yang Terbatas

Kemampuan produksi juga bisa mempengaruhi munculnya fenomena kelangkaan. Ilustrasi mudahnya begini, apabila proses produksi bisa berlangsung dengan lancar dan cepat, maka alat pemuas kebutuhan bisa tersedia sangat banyak sehingga mampu memenuhi kebutuhan manusia.

Sementara bila sebaliknya, yakni proses produksi melambat, maka alat pemuas kebutuhan jumlahnya berkurang sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan manusia. Dalam hal ini harus diketahui bahwa proses produksi itu sifatnya fluktuatif atau tidak tetap karena dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Faktor-faktor tersebut ialah tenaga kerja, sumber daya alam, modal dan kewirausahaan. Semua faktor ini masing-masing mempunyai keterbatasan sehingga ada kalanya produksi akan menurun. Jika produksi sudah menurun, maka jelas kelangkaan akan terjadi.

4. Letak Geografis

Letak geografis juga turut menjadi penyebab terjadinya kelangkaan. Pasalnya, letak geografis ini membuat masing-masing daerah mempunyai potensi sumber daya alam yang berbeda dan jumlahnya juga tidak sama. Ada daerah yang memang sangat kaya akan sumber daya alam dan ada pula daerah yang minim sumber daya alam.

Umumnya, daerah yang mengalami kelangkaan ialah yang sumber daya alamnya minim. Ambil contoh dalam hal ini kelangkaan air yang dialami oleh penduduk di daerah karst pada saat musim kemarau. Daerah karst cenderung kering sehingga saat musim kemarau penduduk di sana harus mengeluarkan pengorbanan lebih untuk mendapatkan air demi memenuhi kebutuhan hidupnya.

5. Tingginya Pertambahan Jumlah Penduduk

Pertambahan jumlah penduduk lebih cepat bila dibandingkan dengan pertumbuhan produksi baik itu barang maupun jasa. Sementara pengertian kelangkaan ialah kondisi yang terjadi saat jumlah alat pemuas kebutuhan terbatas sementara keinginan manusia adalah sebaliknya atau tidak terbatas.

Manusia yang ada saat ini saja kebutuhan dan keinginannya sudah tidak terbatas, apalagi jika jumlahnya bertambah banyak. Jika pertumbuhan penduduk ini tidak diikuti dengan pertumbuhan produksi, maka jelas akan terjadi yang namanya kelangkaan.

6. Bencana Alam

Bencana alam adalah salah satu penyebab terjadinya kelangkaan yang bahkan kapan datangnya sulit diprediksi. Begitu bencana alam ini terjadi, maka berbagai sumber daya yang ada bisa rusak bahkan termasuk mesin produksi. Jika sumber daya sudah rusak sementara manusia sangat memerlukan sumber daya tersebut untuk menyambung hidupnya, kelangkaan akan terjadi.

Ambil contoh dalam hal ini peristiwa banjir. Banjir akan mengakibatkan produksi beras menjadi terhambat.  Akibatnya, penawaran terhadap beras menjadi berkurang sehingga ketersediaannya pun terbatas. Sementara beras adalah makanan pokok yang pastinya akan sangat dibutuhkan oleh manusia sehingga permintaannya selalu tinggi.

Terbatasnya jumlah beras yang ada tentu tidak bisa membuat kebutuhan manusia terpenuhi. Terjadinya ketidakseimbangan antara jumlah beras yang tersedia dengan kebutuhan manusia akan beras setiap harinya inilah yang menimbulkan kelangkaan.

7. Kebijakan dari Pemerintah

Kebijakan pemerintah adalah keputusan yang dibuat dengan maksud serta tujuan tertentu yang berkaitan dengan kepentingan umum. Kebijakan ini juga bisa berarti rancangan serta solusi dari suatu permasalahan. Namun, apabila ternyata pemerintah juga salah dalam mengambil kebijakan maka bisa menimbulkan kelangkaan.

Misalnya dalam kasus pengelolaan sumber daya alam. Jika pemerintah keliru dalam memperhitungkan, bisa saja sumber daya alam yang merupakan bahan dasar produksi menghilang. Akibatnya proses produksi tidak bisa dilakukan sehingga alat pemuas kebutuhan tidak bisa diciptakan. Dari sinilah kemudian muncul kelangkaan.

Terlepas dari faktor penyebab kelangkaan ekonomi di atas, jika kelangkaan benar-benar terjadi maka bisa berdampak pada hilangnya kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Mengingat kelangkaan ini adalah masalah yang sangat serius, sebaiknya memang setiap individu menanamkan komitmen pada dirinya sendiri untuk mengalokasikan sumber daya dengan efisien supaya berbagai kebutuhan tetap terpenuhi, baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang.

Posted on

6 Contoh Masalah Pokok Ekonomi Klasik Dan Modern

masalah ekonomi klasik dan modern

Dunia perekonomian bergerak semakin berkembang. Dan hal tersebut menyebabkan pelaku ekonomi harus memahami berbagai masalah perekonomian yang mampu mempengaruhi bisnis mereka. Dalam dunia ekonomi, terdapat masalah pokok ekonomi klasik dan modern yang biasanya dipelajari dalam ilmu ekonomi mikro.

permasalahan ekonomi menyangkut berbagai aspek yang mempengaruhi lancarnya perekonomian dari para pelaku bisnis. Untuk itu jika Anda ingin mengetahui seluk beluk masalah pokok ekonomi tersebut, temukan jawabannya pada artikel di bawah.

Masalah Pokok Ekonomi Klasik

Dalam ilmu ekonomi, masalah pokok ekonomi klasik digambarkan sebagai basis dari permasalahan ekonomi yang harus diketahui calon pakar perekonomian.

Masalah pokok ekonomi klasik dapat dipandang dari sudut pandang yang cukup sederhana namun bermakna. Dan dasar dari pemikiran ini adalah kemakmuran yang ingin dicapai oleh berbagai pihak.

Ada beberapa tokoh dalam dunia ekonomi yang berperan penting dalam menyumbangkan pendapat ilmiah terkait masalah pokok perekonomian ini. Diantaranya adalah David Ricardo, Adam Smith, serta Jhon Stuart Mill.

Jika kebanyakan orang menganggap bahwa emas (kekayaan) adalah pertanda kemakmuran, Adam Smith justru mengungkapkan jawabannya ada pada barang-barang.

Contoh Masalah Pokok Ekonomi Klasik Dalam Kehidupan Sehari-hari

Sehingga hal yang paling identik dengan teori ekonomi klasik adalah bagaimana seseorang bisa memenuhi kebutuhan barang atau jasanya dan memperoleh kemakmuran. Berikut ini berbagai permasalahan yang ada pada teori ini :

1. Permasalahan produksi

Semakin hari populasi masyarakat semakin meningkat, dan hal ini menyebabkan masyarakat semakin heterogen. Para pelaku bisnis pun mengalami keuntungan dari hal ini, karena mereka bisa memproduksi barang yang mereka kuasai. Namun kembali lagi pada permasalahan heterogenitas, tentunya perusahaan tidak bisa langsung memproduksi barang.

Setidaknya mereka harus memahami pasar terutama yang berada di lingkungan perusahaan tersebut. Contohnya jika pasar begitu menyukai produk tempe, maka produksi produk tersebut dengan sedikit modifikasi akan lebih menguntungkan daripada produk lainnya.

Baca tentang penyebab kelangkaan ekonomi.

2. Permasalahan distribusi

Selain masalah produksi, pada teori ekonomi klasik, permasalahan selanjutnya yang dihadapi oleh para pebisnis adalah masalah distribusi. Proses ini bisa dibilang sebagai suatu proses mengantarkan produk bisnis ke tangan klien atau konsumen.

Pelaku bisnis dituntut untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan melalui distribusi yang efektif hingga sampai ke tangan pembeli. Contoh nyata dari permasalahan ini adalah proses distribusi yang cukup rumit untuk produk pecah belah karena memerlukan kehati-hatian di jalan. 

3. Permasalahan konsumsi

Masalah konsumsi tidak hanya menjadi permasalahan para pembeli, namun juga para produsen. Pada masalah yang satu ini, benda yang telah diproduksi dinilai efektivitasnya.

Hal itu biasanya mencakup apakah barang yang dikonsumsi bisa memenuhi kebutuhan masyarakat sehingga tidak memerlukan produk pengganti. Contoh permasalahan ini adalah perusahaan harus memutuskan produk yang tepat guna dan dibutuhkan oleh target pasar yang berusia di bawah lima tahun.

Masalah Pokok Ekonomi Modern

Masalah pokok ekonomi modern bisa diartikan sebagai pandangan permasalahan ekonomi yang dipandang dalam cara yang lebih rumit. biasanya teori yang satu ini menyinggung tentang kelangkaan dan pilihan yang dimiliki oleh pelaku ekonomi (baik itu produsen maupun konsumen).

Contoh Masalah Pokok Ekonomi Modern Dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam dunia ekonomi terdapat sumber daya yang tersedia baik itu disediakan oleh alam atau merupakan buatan manusia.

Dari permasalahan sumber daya tersebut, diperoleh berbagai permasalahan terkait kelangkaan (scarcity) seperti berikut ini :

1. What to produce (Apa yang harus diproduksi)

Masalah utama yang ada di dunia perekonomian adalah sumber daya yang jumlahnya terbatas. Sehingga barang yang diproduksi pun tidak bisa sembarangan, dan harus mempertimbangkan jumlah sumber daya serta minat masyarakat di sekitar. Pun ketika sudah ditemukan jenis produk seperti apa yang akan diproduksi, perusahaan tidak bisa melakukan proses tersebut secara berlebihan.

Produksi barang yang akan dipakai untuk kepentingan komersial tentunya tidak bisa dilakukan sembarangan dan butuh jumlah yang tertakar. Contohnya, perusahaan bisa mempertimbangkan produksi obat COVID-19 sebagai respon dari merebaknya pandemi di Indonesia.

2. How to produce (Bagaimana cara produksinya)

Permasalahan kedua dari teori ekonomi modern adalah bagaimana cara memproduksi barang dengan biaya seminimal mungkin tanpa mengorbankan kualitas. Hal ini juga tidak lepas dari keterbatasan sumber daya serta teknik produksi yang akan digunakan.

Jadi perusahaan dituntut untuk bisa melakukan produksi barang dengan teknik yang lebih canggih namun tetap efektif dan efisien. Contohnya, perusahaan harus mempertimbangkan produk buku tulis dengan meminimalisir sumber daya serat kertas namun bisa menghasilkan produk berkualitas.

Baca tentang cara mengatasi kelangkaan ekonomi.

3. For whom (untuk siapa produk diproduksi)

Pertanyaan selanjutnya yang biasanya dibahas dalam masalah pokok ekonomi klasik dan modern adalah untuk siapa produk dihasilkan. pertanyaan ini berkaitan dengan target pasar, yang biasanya ditentukan perusahaan sebelum produk dihasilkan.

Biasanya proses ini dilakukan dengan menyebar kuisioner untuk mengetahui minat pasar. Dari hasil survei tersebut, dapat diketahui kelompok pasar yang memiliki minat yang sama.

Itulah beberapa masalah pokok ekonomi klasik dan modern yang dihadapi oleh para pelaku ekonomi hingga kini. Berbagai masalah tersebut harus dijawab agar nantinya proses produksi barang maupun jasa berlaku efektif.

Posted on

10 Cara Mengatasi Kelangkaan Ekonomi

pengertian-nilai-sosial

Kelangkaan adalah suatu kondisi dimana kebutuhan manusia selalu meningkat namun alat pemuas kebutuhan manusia terbatas.

Setiap manusia memiliki kebutuhan yang selalu bertambah namun dengan adanya sumber daya yang terbatas maka terjadilah kelangkaan.

Ada banyak sekali faktor yang menyebabkan kelangkaan. Namun hal tersebut bisa diatasi dengan beberapa cara, berikut ini cara mengatasi kelangkaan ekonomi.

Macam Macam Kelangkaan Ekonomi

Adanya kelangkaan juga disebabkan oleh beberapa faktor, seperti perbedaan kondisi geografis, sumber daya alam yang terbatas, sumber daya manusia yang kurang, pertumbuhan penduduk yang pesat, bencana alam dan lain sebagainya.

Hal tersebut menyebabkan terjadinya kelangkaan. Ada beberapa jenis, contoh kelangkaan yang perlu Anda ketahui, berikut ulasannya.

1. Kelangkaan Sumber Daya Manusia/ SDM

Indonesia memiliki banyak sekali sumber daya manusia namun memiliki minim sumber daya manusia yang berkualitas. Padahal dibutuhkan banyak tenaga kerja dari SDM yang berkualitas guna meningkatkan kualitas ekonomi. Akibatnya banyak perusahaan di Indonesia yang memilih menggunakan tenaga ahli dari luar negeri.

Baca tentang contoh kegiatan ekonomi dari sumber daya alam.

2. Kelangkaan Sumber Daya Alam/ SDA

Selanjutnya ada kelangkaan sumber daya alam. Sumber daya alam merupakan segala yang ada di alam yang merupakan pemberian tuhan baik sumber daya biotik maupun abiotik yang bisa dimanfaatkan oleh manusia.

Namun jika sumber daya alam ini terus menerus digunakan, tentu bisa menjadikan sumber daya alam menjadi terbatas atau langka sehingga terjadilah kelangkaan sumber daya alam.

3. Kelangkaan Sumber Daya Modal

Selanjutnya ada kelangkaan sumber daya modal. Sumber daya modal merupakan sarana atau sumber daya yang dihasilkan manusia guna menghasilkan sarana lain atau mempermudah proses produksi. Sumber daya modal ini termasuk terbatas atau langka karena kemampuan manusia dalam menghasilkan modal yang terbatas.

4. Kelangkaan Sumber Daya Kewirausahaan

Terakhir ada kelangkaan sumber daya kewirausahaan. Salah satu sumber daya ekonomi yang langka adalah sumber daya kewirausahaan. Sumber daya ini termasuk langka karena tidak semua orang bisa menjadi seorang pengusaha. Sebab untuk bisa menjadi pengusaha dibutuhkan modal dan keahlian.

Itulah beberapa jenis kelangkaan dari sumber daya ekonomi. Namun kelangkaan tersebut bisa diatasi dengan beberapa cara seperti di bawah ini.

Cara Mengatasi Kelangkaan Ekonomi

Dampak dari kelangkaan ekonomi yang mungkin Anda rasakan antara lain yaitu seperti naiknya harga jual, kegagalan pasar potensial, kelangkaan dan lainnya. Hal tersebut bisa diatasi dengan beberapa cara. Misalnya yaitu dengan menghemat penggunaan sumber daya alam.

1. Kelangkaan Sumber Daya Alam

Cara mengatasi kelangkaan sumber daya alam diantaranya:

  1. membuat rencana taktis untuk melestarikan sumber daya alam
  2. menghemat pemakaian sumber daya alam
  3. menciptakan alat pemuas kebutuhan yang baru
  4. mencari barang pengganti atau barang subtitusi
  5. melakukan daur ulang, seperti reboisasi

Dengan penggunaan yang terus menerus dalam jumlah besar menyebabkan SDA menjadi langka, oleh karena itu dibutuhkan penghematan dalam menggunakan SDA.

Penghematan bisa dilakukan dengan bijaksana dalam mengeksploitasi SDA. Cara lainnya yaitu dengan menciptakan alat pemuas kebutuhan yang baru atau dengan barang pengganti.

Cara ini bisa digunakan untuk mengatasi kelangkaan dengan membuat barang yang dulunya dari sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui dan menggantinya bahan yang bisa diperbaharui.

Kegiatan melestarikan seperti reboisasi, terasering atau melakukan daur ulang juga bisa mengatasi masalah kelangkaan SDA. Kegiatan daur ulang merupakan suatu tindakan memanfaatkan kembali limbah dan menjadikannya barang baru.

Dengan adanya kegiatan daur ulang tentu akan mengurangi kegiatan penggunaan SDA sehingga bisa memperlambat kelangkaan.

2. Kelangkaan Sumber Daya Manusia Berkualitas

Untuk cara mengatasi kelangkaan sumber daya manusia yang berkualitas bisa dilakukan dengan beberapa cara seperti:

  1. meningkatkan kualitas pendidikan.
  2. sering mengadakan pelatihan tenaga kerja dan keterampilan
  3. memberikan motivasi kepada karyawan
  4. memberikan seminar dan sosialiasai terkait penggunaan teknologi
  5. membangun tempat-tempat penelitian

Salah satu faktor yang bisa menjadikan SDM yang berkualitas yaitu dengan pendidikan yang tinggi. Untuk itu, dibutuhkan peningkatan kualitas pendidikan sehingga dapat mengatasi kelangkaan SDM yang berkualitas.

Menyelenggarakan pelatihan tenaga kerja dan keterampilan. Untuk menghasilkan barang atau produk yang berkualitas tentu dibutuhkan pekerja dengan keterampilan yang baik dan sesuai bidangnya.

Untuk itu, dengan adanya pelatihan keterampilan akan meningkatkan kemampuan pekerja sehingga bisa meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan.

Untuk cara mengatasi kelangkaan sumber daya modal, maka dibutuhkan kemauan yang kuat serta kerja keras sehingga dapat menghasilkan sumber daya modal yang banyak seperti modal fisik dan uang.

Kelangkaan merupakan masalah ekonomi yang memberikan dampak yang sulit untuk kegiatan ekonomi manusia. Hal tersebut dipengaruhi banyak sekali faktor seperti geografis, sumber daya alam sehingga terjadi kelangkaan.

Dari keempat jenis kelangkaan yang telah disebutkan di atas bisa diatasi dengan kemauan manusia yang kuat baik untuk meningkatkan sumber daya alam, modal, manusia maupun kewirausahaan.

Anda bisa melakukan cara mengatasi kelangkaan untuk meningkatkan sumber daya alam seperti melakukan reboisasi, melestarikan lingkungan sehingga sumber daya alam bisa lestari dan tidak langka.

Untuk melakukan cara mengatasi kelangkaan ekonomi dibutuhkan kerja sama sesama manusia untuk menyadari pentingnya meningkatkan sumber daya ekonomi baik melestarikannya, menghemat atau meningkatkannya agar dampak dari kelangkaan sumber daya bisa diatasi dan kegiatan ekonomi bisa berjalan dengan lancar.

Posted on

12 Jenis Alat Pembayaran Internasional Paling Populer

alat pembayaran internasional

Suatu saat anda mungkin diharuskan mengirimkan sejumlah pembayaran ke luar negeri. Pertanyaannya, bisakah kita mengirim uang menggunakan mesin ATM biasa?

Jawabannya tidak,

Anda membutuhkan alat pembayaran internasional lain untuk mengirimkan sejumlah pembayaran,

Berikut contoh alat pembayaran internasional yang bisa anda pakai.

1. Kontan/Uang Tunai

Sistem pembayaran paling mudah yang bisa anda pakai adalah pembayaran menggunakan uang tunai. Anda hanya tinggal menyesuaikan mata uang apa yang disepakati untuk pembayarannya.

Namun pada umumnya, transaksi dengan pihak luar negeri menggunakan mata uang popular dalam perdagangan internasional seperti Dolar, Euro, Pound sterling dan Yen.

2. Wesel

Wesel atau bill of exchange adalah layanan pengiriman uang dengan tujuan domestik atau non domestik. Wesel termasuk dalam jenis uang giral.

Lembaga yang melayani pengiriman uang melalui wesel ini diantaranya, Pos Indonesia, BNI wesel, JNE remittance, DELIMA Telkom.

Pengiriman menggunakan wesel sangat mudah, anda tingga mengisi formulir pengiriman wesel, kemudian tuliskan rekening bank atau nama penerima dana yang dituju.

Keuntungan pengiriman menggunakan wesel adalah, baik penerima atau pengirim uang tidak perlu memiliki akun rekening apapun. Karena proses pencairan dana menggunakan PIN.

3. Letter of Credit

Letter of Credit hampir sama dengan metode pengiriman wesel. Perbedannya, jika menggunakan wesel, pembayaran harus dilakukan secara langsung atau kontan.

Keuntungan menggunakan Letter of Credit adalah anda bisa melakukan pembayaran dengan sistem cicilan atau kredit. Kemudian jika proses pembayaran cicilan ada keterlambatan, maka pihak bank lah yang akan melunasinya, dan dana talangan ini akan menjadi hutang bagi pembeli.

Untuk anda yang sedang bertransaksi dengan pihak luar negeri, misalnya melakukan ekspor barang, metode pembayaran menggunakan Letter of Credit ini direkomendasikan, karena bisa meminimalisir penipuan dan gagal bayar.

4. Cek

Cek adalah surat perintah pencairan dana oleh pemilik rekening bank kepada orang yang ditunjuk dalam cek atau kepada pembawa cek tersebut.

Cek bisa digunakan untuk transaksi dagang. Contohnya imporir, mereka biasanya menggunakan cek untuk menyerahkan pembayaran kepada eksportir melalui bank penerima dana yang ditunjuk di negara eksportir berada.

5. Telegraphic Transfer

Sistem telgraphic transfer memungkinkan pembayaran tercepat. Telegraphic transfer hampir sama dengan cek, perbedaannya telegraphic transfer tidak mengirimkan dokumen lembar cek kepada penerima dana. Jadi secara otomatis akan dikirikan melalui bank.

6. Emas

Emas adalah alat pembayaran yang sah yang diakui dunia internasional karena fungsinya yang sama dengan uang tunai. Emas sendiri sudah dipakai sejak zaman dahulu sebelum adanya uang sebagai alat tukar.

Metode pembayaran menggunakan emas dihitung dengan cara total nilai barang disesuaikan dengan berat dan nilai emas.

Keuntungan menggunakan emas sebagai metode pembayaran adalah nilai emas yang cenderung selalu naik, dan menghindari kerugian akibat inflasi.

7. Kompensasi Pribadi

Kompensasi pribadi adalah alat pembyaran internasional yang prosesnya menyilang antar satu negara.

Contoh pembayaran dengan kompensasi pribadi seperti berikut;

Frank yang berasal dari Jerman, membeli barang dari Imam di Indonesia senilai Rp 100 juta, lalu Robert (Jerman) membeli barang dari Rudi (Indonesia) dengan nilai yang sama.

Kemudian orang-orang ini sepakat untuk menggunakan kompensasi pribadi sebagai alat pembayaran internasional.

Jadi si Frank bisa membayar kepada Robert sejumlah Rp 100 juta, kemudian sama halnya dengan Imam memberi Rudi sejumlah Rp 100 juta.

8. Valuta Asing

Valuta asing adalah alat pembayaran internasional yang nilainya mengacu kepada pertukaran kurs mata uang antar negara.

Pembayaran menggunakan valuta asing biasanya menggunakan mata uang internasional seperti dollarAmerika Serikat.

Keuntungan menggunakan valuta asing adalah pembayaran menjadi mudah karena nilai transaksinya dihitung menggunakan mata uang yang sama.

9. Kartu Kredit

Kartu kredit adalah produk keuangan bank berupa kartu yang dapat digunakan untuk membeli produk barang atau jasa tanpa membayar secara kontan. Kartu kredit bisa digunakan sebagai alat pembayaran internasional.

Cara menggunakan kartu kredit untuk transaksi non tunai adalah, anda tinggal memasukkan kode nomor kartu kredit beserta expired code dan kode vcc (3 digit) dan pembelian produk telah sukses.

Di setiap kartu kredit, ada batas minimal pembelanjaan, ini dinamakan limit. Limit kartu kredit ditentukan pada perjanjian awal pemilik kartu dengan pihak bank sesuai dengan kemampuan bayar pemilik kartu.

Jadi pembelian barang menggunakan kartu kredit nantinya akan memotong jumlah limit kartu kredit.

10. Escrow Account

Escrow account adalah akun rekening bersama. Jadi pihak pihak penjual dan pembeli yang terlibat bisa mendapat akses ke rekeningnya secara bersama-sama.

Proses pembayaran menggunakan Escrow account adalah, pihak pembeli menyetorkan dana ke rekening esrow account, kemudian dari pihak penjual bisa menarik uangnya di rekening tersebut.

Kelemahan esrow account, penting diingat bahwa, penggunaan rekening ini dilakukan secara bersama-sama. Missal, sewaktu-waktu pembeli ingin menarik kembali uangnya, tetap bisa dilakukan, asal pihak penjual belum menarik uangnya dari akun rekening esrow account.

11. E-Wallet

Dewasa ini, metode dompet digital ini sudah sangat terkenal, dan banyak digunakan oleh orang seluruh dunia. Jadi mudah saja bagi penggunanya untuk melakukan pembayaran internasional menggunakan dompet digital ini.

Contoh dompet digital atau dompet elektronik ini diantaranya, Paypal, Ovo, Dana, Link aja, Gopay, dan lainnya.

Ada produk E-Wallet di Indonesia yang bahkan bisa untuk membayarkan tiket kereta api listrik di luar negeri seperti di Singapura yaitu Jenius. Jenius sendiri adalah produk dari Bank BTPN. Proses pembuatan akun rekening Jenius sangat mudah, bahkan jika dokumen sudah lengkap, anda bisa membuat akun Jenius dalam waktu 15 menit.

Baca juga: Cara Transfer Lewat E-Wallet

12. Cryptocurrency

Cryptocurrency adalah alat pembayaran internasional terbaru yang sudah diakui dan sah sebagai alat pembayaran di beberapa negara, Indonesia termasuk negara yang tidak mengakui uang digital ini.

Cryptocurrency menurut Bank Indonesia dipandang terlalu beresiko. Resiko yang dimaksud seperti sulitnya melakukan pelacakan transaksi karena belum adanya otoriras yang bertanggungjawab terhadap mata uang digital ini.

Disamping itu, nilainya termasuk sangat fluktuatif. Bayangkan beberap tahun silam, mata uang digital ini belum terlalu diminati, dan sekarang, 1 koinnya saja bisa sama dengan 100 juta rupiah Indonesia.

Posted on

10 Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal Secara Lengkap

perbedaan pasar uang dan pasar modal

Pasar uang dan pasar modal adalah dua jenis pasar keuangan dalam dunia global. Mari kita kenali dulu apa itu pasar uang dan pasar modal.

Pasar uang adalah sistem pinjaman atau perdagangan hutang jangka pendek, kurang dari satu tahun, melibatkan perusahaan, pemerintah, dan lembaga perbankan.

Pasar pinjaman ini mempertemukan para pemilik dan pihak yang membutuhkan modal dalam waktu 1-365 hari.

Sedangkan pasar modal adalah sistem pinjaman untuk asset jangka panjang, atau asset yang punya jangka waktu lebih dari satu tahun seperti saham dan obligasi. Pihak yang terlibat meliputi pusat keuangan seperti firma dan bank.

Pasar uang lebih minim resiko dibandingkan pasar modal, tapi pasar modal lebih berpeluang menguntungkan lebih banyak.

Perbedaan pasar uang dan pasar modal bisa kita lihat pada tabel berikut ini.

Perbandingan DasarPasar UangPasar Modal
Perbedaan definisiPerdagangan hutang jangka pendekPerdagangan hutang jangka panjang
Instrumen yang terlibatPromissory notes, certificate of deposit, call money, T bills, commercial paper, bills of exchange.Saham, Obligasi, Reksadana.
Tipe investorBank Komersil, Bank Sentral, perusahaan pembiayaan/jasa keuangan non bank.Pialang saham (broker), investor individu, Bank Komersil, Bank Investasi (underwirters), Perusahaan asuransi dan Bursa Saham (stock exchange).
Sifat Pasarinformalformal
Likuiditas pasarMudah dicairkan (liquid)Sulit dicairkan (less liquid)
Periode jatuh tempo1 – 365 hariTidak ada penetapan waktu
Faktor resikoFaktor resiko rendah. Karena proses pencairannya mudah, dan jangka waktu kurang dari 1 tahun.Resiko tinggi. Karena pencairannya sulit dan jangka waktu lebih panjang diatas 1 tahun.
TujuanPinjaman jangka waktu pendekPinjaman jangka waktu panjang
Jasa fungsionalMenumbuhkan ketersediaan likuiditas untuk memenuhi kebutuhan operasional jangka pendek dalam ekonomiMenstabilkan ekonomi karena penyimpanan jangka panjang
Pengembalian investasi (ROI)ROI lebih rendahROI lebih tinggi karena jangka waktu yang lama

Perbedaan Pengertian

Pengertian Pasar uang

Pasar uang sangat pas untuk berbagai kalangan yang memiliki modal, ingin menjadi investor yang bisa mendapatkan keuntungan dalam waktu yang singkat, baik bagi pribadi, perusahaan atau pemerintah.

Dari sisi pencari modal, pasar uang ini sangat membantu dalam pemenuhan dana, misalnya untuk membantu operasional bisnis, menambah modal kerja, atau perihal lain yang membutuhkan dana dengan cepat. Biasanya bukan untuk peningkatan modal atau proyek yang sifatnya besar.

Bagi investor individu, atau yang sedang belajar tentang pasar keuangan, bisa memanfaatkan pasar uang untuk menginvestasikan tabungannya ke tempat yang lebih aman dan tidak terlalu beresiko.

Pengertian Pasar Modal

Pasar modal adalah tempat perdagangan saham dan obligasi.

Mungkin sering ada pertanyaan seperti, untuk apasih perusahaan atau pihak-pihak tersebut menerbitkan saham dan menjual obligasi?

Jawabannya adalah untuk mengumpulkan dana dengan tujuan jangka panjang, seperti untuk meningkatkan kemampuan bisnis, meluaskan jaringan bisnis sehingga bisa meningkatkan pendapatan laba perusahaan.

Pasar modal dibagi menjadi 2 yaitu pasar primer dan pasar sekunder.

Contohnya, perusahaan yang menerbitkan saham atau obligasi meletakkan surat berharga tersebut di pasar utama, sehingga lembaga atau investor yang tertarik bisa langsung membelinya dari si perusahaan.

Kemudian, lembaga atau investor yang membeli saham dari perusahaan tersebut ingin menjual saham dan obligasinya, mereka akan melakukannya di pasar sekunder.

Artikel terkait: 12 Jenis Alat Pembayaran Internasional

Tipe Instrumen Yang Terlibat

Instrumen Pasar Uang

Berikut Instrumen yang digunakan dalam pasar uang meliputi, deposito, call money, Promissory Notes, Treasury Bills dan lainnya.

  1. Sertifikat deposito adalah Sertifikat kredit yang dikeluarkan oleh lembaga keuangan dan bank kepada investor yang berupa pinjaman kepada bank dalam jangka waktu tertentu yang telah disepakati. Jadi pihak bank dan lembaga keuangan akan memberikan imbalan berupa suku bunga kepada pemberi dana. Dana pinjaman yang sudah masuk tidak bisa diambil sebelum sampai pada tanggal jatuh tempo pengambilan.
  2. Call money adalah pinjaman yang harus dikembalikan secara penuh kepada pihak bank yang memberi pinjaman ketika sudah jatuh tempo. Biasanya, perjanian pinjaman ini selama 1 – 14 hari. Pinjaman ini dibuat oleh lembaga keuangan satu ke lembaga keuangan lainnya.
  3. Surat Perbendaharaan Negara (Treasury Bills) adalah surat berharga dengan tujuan utang jangka pendek, yang dikeluarkan oleh bank sentral atas nama pemerintah
  4. Surat promes (Promissory Notes) adalah instrumen keuangan yang berupa surat perjanjian oleh pembuat wesel untuk membayarkan sejumlah uang kepada pihak yang tertulis berdasarkan permintaan atau tanggal tertentu.
  5. Surat berharga pasar (commercial paper) adalah surat berharga yang diterbitkan oleh pihak yang berkapitalisasi besar seperti bank dan perusahaan. Instrument ini biasanya dibeli oleh lembaga keuangan karena nilai terlalu besar bagi investor individu.
  6. Wesel (bill of exchange) adalah alat perintah pembayaran dari penerbit wesel (drawer) kepada pihak lain yang ditunjuk (drawee) untuk mencairkan dana kepada si pembawa wesel atau ke pihak penerima uang (payee).

Instrumen Pasar Modal

Sedangkan instrumen pada pasar modal terdiri dari, reksadana, obligasi dan saham:

  1. Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh debitur sebagai peminjam kepada kreditur sebagai pemberi pinjaman. Ada imbalan keuntungan yang berupa bunga bagi si pembeli obligasi.
  2. Reksadana adalah wadah penghimpunan dan pengelolaan dana untuk berinvestasi. Penghimpunan dana berasal dari pemodal dan pengelolaan dana biasanya dilakukan oleh manajer investasi.
  3. Saham adalah surat berharga yang menunjukkan bagian kepemilikan modal atas perusahaan.

Tipe Investor

Berikut jenis jenis investor dalam pasar uang diantaranya bank komersial, lembaga keuangan

  1. Bank komersial adalah bank umum swasta yang memberikan layanan kepada perusahaan dan masyarakat publik. Layanan yang dimaksud seperti layanan jasa penerima deposito, layanan kredit usaha dan produk-produk investasi dasar.
  2. Perusahaan pembiayaan adalah jasa keuangan non bank yang memberikan layanan pembiayaan seperti di bidang usaha untuk tambahan modal kerja dan kegiatan operasional bisnis.

Sedangkan tipe investor pada pasa modal diantaranya adalah broker, bank investasi, perusahaan asuransi.

  1. Penjamin emisi (underwriter) adalah lembaga yang memberikan layanan berupa jaminan pembayaran jika terjadi kerugian keuangan dan menerima resiko pertanggungjawaban atas kehilangan uang dari jaminan tersebut.
  2. Bursa saham (stock exchange) adalah pasar tempat jual beli surat-surat berharga.
  3. Pialang saham atau broker saham adalah perusahaan yang membeli dan menjual saham di pasar modal atas nama klien.

Faktor Risiko

Risiko yang dihadapi pada pasar keuangan baik pasar uang atau pasar modal adalah fluktuasi nilai surat berharga. Hal ini akan berakibat pada terjadinya inflasi, gagal bayar dan bahkan perubahan nilai mata uang.

Jika kita bandingkan, risiko dari pasa uang lebih rendah daripada pasar modal.

Sebagai ilustrasi, di pasar uang, kita bisa memulai investasi dengan nominal yang kecil yaitu mulai dari Rp 100 ribu. Kabar baiknya lagi, investasi akan dikelola oleh manajer investasi, sehingga lebih aman dan risikonya sangat kecil.

Sedangkan di pasar modal, nilai investasi yang sangat besar akan sangat beresiko jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti ketidakstabilan ekomi dan politik suatu negara, kinerja perusahaan dan lainnya. Sehingga sewaktu-waktu harga saham bisa anjlok dan ini menimbulkan kerugian yang cukup besar.

Posted on

4 Cara Transfer Uang Lewat Hp Paling Mudah

Makin canggihnya teknologi, kita semakin terbantu dengan adanya layanan transfer uang yang bisa kita lakukan hanya melalui smarphone saja.

Mengirim uang ke teman yang jauh, keluarga, atau ke anak saat ini sudah tidak sulit lagi.

Berikut kami rangkum cara transfer uang lewat hp yang paling mudah, bahkan orang awam pun bisa.

1. SMS Banking

Transfer Uang Lewat HP dengan sms banking bri

Anda bisa mengirimkan uang dengan mudah menggunakan SMS Banking. Cukup dengan memastikan hape anda punya pulsa seluler, anda sudah bisa mengirimkan uang.

Selain untuk transfer, SMS Banking bisa dipakai untuk mengecek saldo rekening, bayar listrik, isi pulsa, bayar pajak mobil, beli paket internet dan masih banyak lagi.

Kelebihan menggunakan SMS Banking adalah tidak perlu terkoneksi dengan internet, tidak perlu repot-repot pergi ke ATM. Cukup ketikkan beberapa kode, uang anda akan berpindah ke rekening yang dituju.

Cara SMS Banking bank BRI

Transfer ke sesama rekening BRI

TRANSFER<spasi>BRI(rekening tujuan)<spasi>NOMINAL<spasi>PIN

Contoh format SMSnya: TRANSFER BRI223333444999000 1000000 223344

Kirim SMS ke: 3300
Trasfer ke Bank Lain

TRANSFER<spasi>KODEBankTujuan+NomorRekening<spasi>NOMINAL<spasi>PIN

Contoh format SMS: TRANSFER 014987654321 10000000 223344

Kirim SMS ke: 3300

NB: 014 adalah kode Bank BCA karena kita akan trasfer ke bank BCA.

Cara transfer SMS Banking Mandiri

Masuk ke menu dial lalu masukkan *141*6#

Lalu pilih menu nomor 3 yaitu Transfer

Selanjutnya anda bisa pilih nomor 2 yaitu Antar Rekening

Setelah itu anda masukkan nomor rekening Mandiri tujuan

Masukkan jumlah atau nominal uang yang akan di transfer

Kemudian anda akan diminta memasukkan 2 digit PIN yang sesuai dengan urutan yang diminta lewat SMS yang dikirimkan ke nomor handphone anda

Setelah memasukkan pin maka anda akan melihat notifikasi transfer sukses.

Cara transfer SMS Banking BNI

TRANSFER<spasi>(No Rek Tujuan)<spasi>(Nominal Transfer)

2. Mobile Banking

Transfer Uang mobile banking bni

Mobile banking adalah produk bank yang memudahkan pengguna untuk melakukan berbagai macam transaksi keuangan dengan menggunakan smartphone. Untuk menggunakan aplikasi mobile banking, anda harus mendaftar ke bank, download aplikasi mobil banking, kemudian bank akan mengaktivasi aplikasi mobile banking anda.

Di dalam aplikasi mobile banking, anda tinggal memilih fitur transfer atau fitur lain yang telah disediakan dengan lengkap, lebih mudah daripada SMS banking.

Dibawah ini adalah contoh transfer uang menggunakan mobile banking dari berbagai bank.

Cara transfer menggunakan Mobile Banking BNI

[su_spoiler title=”Buka cara” icon=”chevron”]

  1. Login ke BNI Mobile.
  2. Memasukan UserID dan MPIN.
  3. Ke menu Transfer.
  4. Pilih menu “Antar BNI“.
  5. Pilih Input Baru
  6. Masukan Rekening Tujuan dan Email Penerima (jika ada).
  7. Masukan Nominal yang ingin di Transfer
  8. Tambahkan Keterangan Transfer (jika ada).
  9. Pilih Lanjut.
  10. Saat masuk ke halaman Validasi Transfer silahkan masukan Password – Setelah memasukan password dengan benar maka langsung aja klik “lanjut”
  11. Transaksi Berhasil

[/su_spoiler]

Cara transfer uang lewat hp menggunakan Mobile Banking Mandiri

[su_spoiler title=”Buka cara” icon=”chevron”]

  1. Login Mandiri Online
  2. Masukkan Username dan Password Anda
  3. Ke menu Bayar.
  4. Tap di menu Transfer
  5. Pilih jenis transfer Ke Bank Lain Dalam Negeri
  6. Tentukan “Rekening Sumber”, “Rekening Tujuan” dan “Jumlah”
  7. Pilih “Jenis Transfer”
  8. “Konfirmasi” dan Masukkan “MPIN”
  9. Tentukan Rekening Sumber.
  10. Tap Rekening Tujuan
  11. lalu pilih Nama Bank
  12. isi Nomor Rekening Tujuan transfer.
  13. Isi Jumlah Transfer.
  14. Transaksi selesai setelah Anda tekan Kirim dan masukkan MPIN.

[/su_spoiler]

Cara transfer uang lewat hp menggunakan Mobile Banking BRI

[su_spoiler title=”Buka cara” icon=”chevron”]

  1. Buka aplikasi BRI mobile di smartphone
  2. Pilih menu “Mobile Banking BRI”
  3. Klik “Tranfer”
  4. Klik “SESAMA BRI”
  5. Masukkan No. Rekening BRI Tujuan
  6. Masukkan jumlah uang yang akan ditranfer
  7. Klik “Ok”.
  8. Masukkan PIN mobile BRI atau PIN ATM
  9. Klik “Ok” untuk melanjutkan transaksi melalui SMS manual di smartphone
  10. Ikuti perintah yang diberikan melalui SMS

[/su_spoiler]

3. Internet Banking

Transfer Uang internet banking mandiri

Perbedaan cara transfer dengan mobile banking adalah, di m banking kita harus mendownload dulu aplikasinya, sedangkan untuk internet banking, kita hanya mengaksesnya lewat browser kita.

Sebelum bisa menggunakan layanan internet banking, anda juga harus mendaftar dulu ke bank terkait untuk aktivasi akun.

Berikut contoh cara transfer uang lewat hp menggunakan internet banking.

Cara transfer uang dengan Internet Banking BRI

[su_spoiler title=”Buka cara” icon=”chevron”]

  1. Kunjungi situs i-Banking BRI “ib.bri.co.id”
  2. Memasukkan data username, password beserta kode verifikasi akun
  3. Klik “Masuk” atau “Enter”.
  4. Klik menu Transfer > Transfer Sesama BRI.
  5. Masukkan Nomor Rekening Tujuan.
  6. Masukkan jumlah transfer, berita, dan email penerima.
  7. Setelah itu klik kirim.
  8. Konfirmasi Pengiriman Uang
  9. Cek kebenaran data (rekening asal, nomor rekening tujuan, nama rekening tujuan, jumlah, berita, dan email)
  10. Selanjutnya, masukkan password internet banking
  11. Klik “permintaan mtoken” untuk mendapatkan mtoken via SMS.
  12. Cek SMS di HP. Mtoken akan dikirimkan via sms dan memiliki masa berlaku biasanya 5 menit saja.
  13. Masukkan mtoken ke form internet banking BRI di bawah kode password.
  14. Jika sudah OK, klik Kirim.

[/su_spoiler]

Cara transfer dengan Internet Banking BNI

[su_spoiler title=”Buka cara” icon=”chevron”]

  1. Login ke akun Internet Banking BNI
  2. Pilih menu Transaksi – Info & Administrasi Transfer – Atur Rekening Tujuan
  3. Tambah Rekening Tujuan dan klik OK
  4. Masukkan rekening tujuan transfer
  5. Pilih menu Transaksi – Transfer
  6. Pilih Antar Rek BNI, Online Antar Bank atau Kliring
  7. Masukkan nominal transfer dan klik OK
  8. Masukkan nominal transfer dan klik OK

[/su_spoiler]

4. E-Wallet

Transfer Uang lewat gopay

Electronic wallet atau dompet elektronik adalah produk dari teknologi digital yang sedang marak saat ini.

Banyak perusahaan teknologi yang merilis layanan dompet digital seperti DANA, GOPAY, OVO, LINK AJA dan lain-lain.

Biasanya e-wallet terintegrasi dengan layanan lain seperti, ojek online, rumah makan, jasa cleaning service, book strore, toko online, toko baju, tempat parkir mall dan masih banyak lagi.

Dengan memiliki e-wallet pengguna akan sangat mudah melakukan pembayaran ke layanan diatas. Tanpa perlu repot untuk mencari uang pas, menghitung uang dan menghitung kembalian.

Dengan menggunakan e-wallet ini juga, anda bisa melakukan transfer sejumlah uang dengan menggunakan hp.

Cara transfer uang lewat hp menggunakan OVO

[su_spoiler title=”Buka cara” icon=”chevron”]

  1. Buka aplikasi OVO yang telah terpasang di HP kamu.
  2. Pilih menu Transfer
  3. Pilih transfer antar OVO, Scan, atau ke Rekening Bank.
  4. Klik transfer

[/su_spoiler]

Cara transfer uang lewat hp menggunakan Gopay

Untuk mentransfer uang menggunakan aplikasi Gopay, syaratnya orang yang mau menerima uang juga harus memiliki akun Gopay dan aplikasi Gojek di Hapenya.

[su_spoiler title=”Buka cara” icon=”chevron”]

  1. Buka aplikasi gojek yang telah terpasang di HP kamu.
  2. Pilih menu Pay
  3. Pay to phone number dan pilih dari daftar kontak kamu nama orang yang ingin kamu kirimkan uang
  4. Masukan nominal transfer dan klik CONFIRM
  5. Pay dan masukkan PIN kamu yang terdiri dari 6 digit.
  6. Selamat, anda telah berhasil mentransfer uang ke gopay teman kamu

[/su_spoiler]

Posted on

Uang Giral: Pengertian, Contoh, Kelebihan dan Kelemahan

Uang giral tercipta atas kebutuhan masyarakat yang memerlukan alat tukar yang efektif dan efisien. Dalam sejarahnya uang atau alat tukar telah mengalami banyak penyempurnaan.

Dahulu sebelum adanya uang, manusia berusaha memenuhi kebutuhannya sendiri, baik dengan berburu, atau bercocok tanam. Namun karena kebutuhan manusia yang tidak terbatas, sehingga apa yang diusahakan sendiri tidak bisa memenuhi seluruh kebutuhan hidup.

Kemudian kita mengenal adanya sistem barter, kemudian beralih menggunakan emas dan perak, lalu tercipta alat pembayaran yang sangat pas dinamakan uang.

Pengertian Uang Giral

Uang giral adalah jenis uang yang dikeluarkan oleh bank umum yang berbentuk surat-surat berharga.

Definisi uang giral adalah tagihan umum yang digunakan sewaktu-waktu sebagai alat pembayaran. (UU No. 7 tentang Perbankan tahun 1992).

Uang giral dinilai lebih praktis, mudah dan aman. Uang giral pada praktiknya bisa digunakan sebagai alat pembayaran.

Namun, penting dicatat, bahwa uang giral bukan termasuk alat pembayaran yang sah. Jadi seseorang yang akan menerima uang giral dari pihak lain baik pribadi atau badan, berhak menolak uang giral yang ditawarkan tersebut.

Siapa yang berhak mencetak uang giral?

Berbanding terbalik dengan uang kartal yang dicetak khusus oleh Bank Indonesia, uang giral hanya boleh diterbitkan atau dicetak oleh bank umum, atau selain Bank Indonesia.

Contoh Uang Giral

Berikut contoh uang giral yang bisa dengan mudah kita temukan diantarnya,

  1. Cek adalah surat atau dokumen yang berisi perintah tertulis oleh nasabah bank pemilik rekening kepada bank yang ditunjuk untuk membayarkan sejumlah uang, kepada orang yang namanya tertulis di lembar cek, atau orang yang membawa dokumen cek tersebut.
  2. Giro adalah dokumen yang memberi perintah kepada bank yang ditunjuk untuk memindahkan sejumlah uang (pemindahbukuan) ke rekening lain yang terlampir dalam dokumen giro tersebut. Giro dibawa oleh pembayar, sedangkan cek dibawa oleh penerima pembayaran.
  3. Telgraphic transfer adalah produk bank yang membantu nasabah untuk pengiriman uang ke rekening nasabah atau ke bank lain yang berada di luar negeri.
  4. Kartu kredit adalah produk perbankan yang berupa kartu yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran tanpa membayar secara kontan. Artinya, pihak bank membebaskan kepada pemilik kartu tersebut untuk membeli barang atau berbelanja pada suatu waktu, dan pelanggan wajib menggantinya di akhir periode.
  5. Wesel pos atau Remitansi (remittance) adalah layanan oleh Pos (Pos Indonesia) berupa surat pos yang digunakan untuk pengiriman uang dengan tujuan sesama domestik atau ke luar negeri. Wesel pos mengandalkan kecepatan dalam pengiriman. Penerima wesel dapat mencairkan uangnya ke semua cabang Pos terdekat.

Kelebihan Menggunakan Uang Giral

Diawal sudah sempat dibahas tentang kemudahan menggunakan uang giral seperti lebih efisien dan aman.

Nah berikut ulasan lengkap tentang kelebihan-kelebihan jika menggunakan uang giral.

  1. Uang giral dapat diterima dalam jumlah yang tidak terbatas
  2. Uang giral memudahkan pembyaran karena kita tidak perlu repot untuk menghitung uang
  3. Uang giral lebih aman karena jika suatu saat uang giral hilang, tidak bisa langsung dibelanjakan atau dicairkan oleh orang lain yang menemukan, karena harus melalui bank yang mengeluarkan cek atau bilyet giro.
  4. Nilai dalam uang giral bisa diatur sesuai dengan kebutuhan dan keinginan
  5. Uang giral dapat meminimalisir biaya pemindahbukuan dalam jumlah besar.

Kelemahan Uang Giral

Seperti halnya jenis uang yang lainnya, dibalik banyak kemudahan oleh uang giral, ada juga kelemahan-kelemahan seperti yang kami rangkum berikut ini.

  1. Tidak setiap orang memiliki akses ke Uang Giral
  2. Uang giral tidak efektif jika digunakan untuk pembayaran dalam jumlah yang kecil
  3. Terkadang saat anda sedang butuh pencairan dana, anda akan dibuat menunggu oleh bank yang bersangkutan, karena tingginya permintaan dan nominal transaksi uang giral. Dengan kata lain, anda tidak bisa langsung bisa mencairkan pembayaran atau pemindahbukuan rekening saat itu juga.
  4. Tersandung garnishment. Garnishment adalah perintah pengadilan untuk penyitaan sejumlah uang untuk membayar hutang. Contohnya, anda sudah mengatur aktivitas keluar masuk uang di rekening giro anda, seperti tagihan bulanan yang anda miliki. Namun pada sisi lain, anda memiliki hutang dengan pihak lain, pada saat anda telat membayar hutang tersebut, kreditur bisa mengajukan garnishment untuk menarik uang secara paksa ke rekening giro anda, sehingga anda tidak bisa menolak pembayaran hutang tersebut.

Proses Terjadinya Uang Giral

Pihak pembayar (payeer) menyetorkan sejumlah uang tunai kepada bank, kemudian dicatat oleh bank ke dalam rekening koran atas nama payeer.

Selanjutnya, payeer akan menerima buku cek dan buku bilyet giro.

Uang yang sudah disetorkan tersebut, pada saat payeer membutuhkan uang bisa diambil sewaktu-waktu sesuai keinginan penyetor.

Berikut cara-cara pada proses terjadinya uang giral.

  1. Derivative Deposit adalah uang giral akibat penjualan surat berharga ke bank oleh seseorang/penjual, kemudian oleh bank hasil penjualan surat berharga tersebut dicatat sebagai deposit.
  2. Loan deposit adalah fasilitas kredit yang diberikan bank yang dicatat dalam rekening koran penerima kredit.

Cara Pembayaran Menggunakan Uang Giral

Jika anda ingin menggunakan uang giral sebagai alat pembayaran anda membutuhkan dokumen seperti cek, giro bilyet dan pemindahan telegrafis (telegraphic transfer).

Posted on

Uang Kartal: Pengertian, Jenis dan Perhitungan Peredarannya

Di zaman modern ini, metode pembayaran non tunai sudah akrab dengan kehidupan sehari-hari. Hal ini memiliki keuntungan sendiri, dianggap lebih efisien dan aman. Namun keberadaan uang kartal (uang kertas dan logam) masih sangat dibutuhkan dan tetap eksis untuk pembayaran dalam jumlah kecil.

Simak penjelasan tentang uang kartal berikut ini.

Pengertian Uang Kartal

Uang kartal adalah alat pembayaran yang sah untuk melakukan transaksi jual beli karena sudah diatur oleh pemerintah dan diterima oleh semua kalangan masyarakat.

Uang kartal di Indonesia kita kenal dengan sebutan Rupiah. Uang kartal yang beredar di Indonesia diatur dan dipantau oleh Bank Sentral yaitu Bank Indonesia.

Bank Indonesia bertugas menghitung jumlah uang rupiah yang beredar di masyarakat dan yang beredar di lembaga-lembaga perbankan di Indonesia.

Kegiatan ini dikenal dengan nama atau istilah uang kartal yang diedarkan.

Tujuan Bank Indonesia melakukan pengawasan dan pengaturan uang kartal ada 2 yaitu, tujuan moneter, dan tujuan secara fisik.

Tujuan dari sisi moneter. adalah untuk menjaga kestablian dan kecukupan likuiditas perekonomian.

Dari sisi tujuan fisik, pengawasan ini dilakukan supaya uang yang dicetak dan diedarkan ke masyarakat serta lembaga perbankan bisa mencukupi sesuai dengan kebutuhan yang ada.

Jenis-Jenis uang kartal

Uang kartal terdiri dari uang kertas dan uang logam.

Menurut Undang-Undang Pokok Bank Indonesia No. 11 tahun 1953, uang kartal terdiri dari 2 jenis yaitu uang negara dan uang bank. Namun setelah terbit Undang-undang No. 13/1968 uang negara telah diberhentikan dan diganti dengan uang Bank.

Apa itu uang negara?

Uang Negara adalah uang yang dikeluarkan oleh pemerintah yang bahan pembuatannya dari kertas.

Ciri-ciri uang negara adalah:

  1. Dijamin oleh Undang-Undang
  2. Dikeluarkan oleh pemerintah
  3. Ditandatangani menteri keuangan
  4. Terdapat nama negara yang mengeluarkannya

Apa itu uang bank?

Uang Bank adalah uang yang berupa uang logam dan kertas. Uang Bank dikeluarkan oleh Bank Sentral.

  1. Dikeluarkan oleh Bank Sentral
  2. Dijamin dengan emas atau valuta asing yang disimpan di Bank Sentral
  3. Bertuliskan nama bank sentral negara yang bersangkutan (di Indonesia: Bank Indonesia)
  4. Ditandatangani oleh gubernur bank sentral.

Uang logam

Uang logam atau dalam Bahasa Inggrisnya coin, adalah uang yang umumnya berbahan emas dan perak digunakan sebagai alat pembayaran yang sah dalam transaksi ekonomi.

“Uang logam saat ini tidak lagi dinilai dari berat bahan emasnya, melainkan dari nilai nominal yang tercatat di sisi uang logam tersebut. Nilai nominal ini menyatakan bahwa ada sejumlah emas dengan berat tertentu yang terkandung didalamnya.”

Uang logam ini umumnya berbentuk bulat, namun ada juga bentuk lain sepeti persegi. Uang logam biasanya memiliki 2 sisi, ada sisi yang menampilkan nilai koin tersebut, dan sisi lainnya berbentuk gambar.

Emas dan perak merupakan bahan yang dinilai sangat baik karena tidak mudah rusak dan cukup efisien.

Emas dan perak dipilih karena nilainya termasuk stabil.

Nilai-nilai uang logam

Ada nilai-nilai yang terkandung dalam uang logam yaitu, nilai intrinsik dan nilai tukar.

  1. Nilai intrinsik adalah nilai bahan yang digunakan untuk membuat uang logam. Contohnya, uang logam yang terbuat dari emas dihitung berapa nilainya untuk digunakan sebagai mata uang.
  2. Nilai tukar adalah kemampuan uang untuk menukar barang atau daya beli uang. Contohnya, uang Rp 200 bisa ditukarkan dengan 1 buah permen, sedangkan Rp 1.000 bisa ditukarkan dengan 1 buah gorengan tempe.

Uang Kertas

Uang kertas merupakan alat pembayaran yang sah, berbahan dasar kertas dan berbentuk lembaran. Uang kertas biasanya memiliki ciri-ciri khusus, seperti ada gambar dan cap tertentu yang terkait dengan suatu negara seperti,

  1. gambar pahlawan,
  2. gambar gedung bersejarah,
  3. gambar hewan,
  4. gambar tempat terkenal,
  5. gambar kebudayaan,
  6. gambar gedung parlemen dan lainnya.

Nilai uang kertas dilihat dari nilai nominal yang tercantum dalam lembaran uang kertas.

Keuntungan menggunakan uang kertas

  1. Uang kertas lebih mudah dibawa, meskipun dalam jumlah banyak. Berbeda dengan uang logam yang memiliki bobot lebih berat, sehingga susah jika harus dibawa dalam jumlah yang besar.
  2. Produksi uang kertas lebih murah
  3. Menghemat penggunaan logam mulia seperti emas dan perak
  4. Peredaran uang kertas sangat mudah dan elastis menyesuaikan kebutuhan di masyarakat.
  5. Uang kertas lebih mudah dicetak dan disebarluaskan.

Perhitungan Uang Kartal

Mungkin banyak orang penasaran, kenapa uang tidak dicetak sebanyak mungkin, sehinga orang-orang bisa dengan mudah mendapatkan uang?

Patut dicatat, ada rumus yang harus diperhitungkan dalam mencetak uang.

Jumlah uang kartal (uang kertas dan logam) yang beredar dihitung dari:

Uang kartal yang dicetak – (jumlah uang yang berada di Bank Indonesia + uang yang ditarik dari peredaran + uang yang digunakan untuk penelitian Bank Indonesia

Rumus pencetakan uang

  1. Uang Yang Dicetak Bank Indonesia

Pengertian uang yang dicetak Bank Indonesia adalah uang yang telah dicetak baik yang masih berlaku sebagai alat pembayaran yang sah maupun uang yang telah dicabut dari peredaran, dan dicatat di sisi pasiva yang merupakan kewajiban moneter BI.

Jumlah uang kartal yang dicetak, akan dicatat sebagai faktor penambah rekening pembuatan uang. Sedangkan pemusnahan uang kartal (kertas dan logam) akan mengurangi rekening pembuatan uang tersebut.

  1. Persediaan Uang di Bank Indonesia

Pengertian Persediaan Uang di Bank Indonesia adalah uang kertas dan uanglogam yang dicatat pada aktiva Bank Indonesia.

Ada beberapa rekening dalam Bank Indonesia diantaranya:

  1. Rekening Kas Besar, adalah uang kertas dan uang logam yang disimpan dalam Khazanah Kas Besar BI. Fungsinya adalah sebagai cadangan atau buffer stock.
  2. Rekening Kas Harian, adalah uang kertas dan uang logam yang disimpan dalam khazanah harian. Fungsinua adalah untuk modal kerja pembayaran kepada bank dan non bank.
  3. Rekening setoran bank yang belum dihitung, adalah uang kertas dan uang logam hasil setoran bank yang belum dihitung pada hari yang sama.
  4. Rekening uang untuk pelayanan kas di luar kantor, adalah uang kas dan uang logam yang digunakan untuk modal kerja kas untuk kegiatan kas keliling dan kas titipan.
  1. Uang yang ditarik dari peredaran

Pengertian uang yang ditarik dari peredaran adalah uang yang sudah tidak bisa lagi digunakan sebagai alat pembayaran yang sah.

Jika teman-teman masih ada uang lama yang sudah ditarik dari peredaran, uang ini masih bisa ditukarkan ke Bank Indonesia, sesuai dengan nominal yang tertera.

  1. Uang Rupiah dalam penelitian

Adalah uang yang digunakan untuk proses penelitian seperti untuk uji coba mesin. Uang sendiri terus mengalami perbaikan dan pergantian, sehinnga ada uang yang diciptakan untuk uji laboraturium dan kegiatan penelitian lainnya, supaya bisa mendapatkan kualitas uang yang terbaik.

Posted on Leave a comment

Barter: Pengertian, Contoh, Kelemahan, Syarat, Sejarah

Masih berlakukah barter pada zaman modern ini? simak ulasan berikut.

Pengertian barter

Barter adalah kegiatan tukar menukar barang tanpa menggunakan uang kertas, logam, maupun digital. Barter dilakukan dengan cara menukar barang yang kita miliki, dengan barang milik orang lain yang kita butuhkan.

Sejarah Barter

Barter diciptakan hampir sama dengan uang, yaitu utuk memfasilitasi pertukaran dengan barang dan jasa.

Barter pada awal mulanya dikenalkan oleh suku Mesopotamia sekitar tahun 600 SM. Kemudian diadopsi oleh orang Fenisia yang menukarkan barang-barang nya kepada orang lain di daerah-daerah perkotaan.

Dalam sejarahnya, sistem barter pernah menggunakan berbagai barang-barang yang lazim seperti makanan pokok, garam, buah-buahan atau yang tak lazim seperti tengkorak manusia.

Sistem Barter diketahui mengalami perbaikan di zaman Babilonia.

Kesulitan dalam Barter

Kesulitan yang dialami oleh sistem barter adalah sulitnya menemukan orang yang sama-sama membutuhkan barang yang akan ditukarkan.

Pemilik toko roti A membutuhkan cokelat manis untuk membuat rotinya. Lalu pemilik toko tersebut pergi ke tempat penjual untuk membeli cokelat.

Pemilik toko roti A tersebut membawa buah-buahan untuk ditukarkan dengan cokelat manis, namun tak disangka penjual cokelat sudah mempunyai sendiri buah-buahan yang disimpannya dalam gudang. Yang ia butuhkan saat ini adalah beras dan jagung.

Akhirnya, pemilik toko roti tersebut tidak bisa menukar buah-buahan yang ia bawa dengan sekantong cokelat manis.

Kelemahan dalam Barter

Sebelumnya sudah kita ketahui kesulitan-kesulitan dalam melakukan sistem barter.

Jadi kesulitan tersebut bisa kita kelompokkan dalam kelemahan barter berikut ini;

  1. Kuran efisien. Pemilik toko roti A harus membawa-bawa buah-buahan ke tempat penjual cokelat untuk transaksi pembelian.
  2. Sulit menentukan nilai dari suatu barang. Contohnya, berapa banyak cokelat yang bisa didapatkan dengan menukar 2 kg buah pisang?
  3. Ketersediaan barang tidak selalu ada. Dalam hal ini penjual cokelat ternyata sedang membutuhkan beras atau bahan makanan pokok, dan belum membutuhkan buah-buahan.
  4. Sistem barter hanya cocok dilakukan dalam sekala kecil atau tradisional. Tidak bisa dilakukan untuk nilai yang besar.
  5. Tidak tercapai kepuasan maksimum. Terkadang setelah melakukan barter, ada rasa yang kurang pas, karena tidak bisa ditentukan nilai barang yang seimbang antara kedua belah pihak yang terlibat.

Contoh Barter

Meskipun saat ini alat pembayaran sudah umumnya memakai uang, namun seringkali kita masih bisa menemukan sistem barter di sekeliling kita.

Berikut contoh-contoh barter yang bisa kita temui dalam kegiatan di lingkungan sehari-hari.

Di desa-desa, masih banyak orang yang memelihara ayam kampung. Disamping itu, areal sawah juga lokasinya berada di desa atau kampung.

Seringkali, petani yang memiliki beras menukar berasnya dengan ayam milik tetangganya. Barter dalam hal ini saling menguntungkan, karena petani bisa makan ayam kampung untuk dijadikan lauk makan pelengkap, dan pemilik ayam juga pasti membutuhkan beras untuk makanan pokok sehari-hari.

Contoh barter lain,

Kebun pisang milik Pak Somad sedang panen banyak. Sebagian sudah dijual ke pasar, namun karena masih ada sisa, Pak Tejo sebagai petani yang masih juga punya stok beras, berniat membarter beras dengan buah pisang untuk konsumsi buah sehari-hari.

Di desa, masih banyak perilaku barter yang bisa kita temukan.

Tanya Jawab Seputar Barter

Apakah barter saat masih eksis?

Sistem barter adalah metode tukar menukar barang pada zaman dahulu, sebelum adanya media pembayaran seperti uang.

Kabar baiknya, barter saat ini tetap masih eksis namun telah mengalami perubahan. Barter pada zaman ini terjadi dalam lingkup global. Contohnya, orang-orang di dunia menggunakan internet untuk melakukan barter, biasanya mereka menukarkan sebuah layanan dengan barang sebagai imbalannya.

Tidak ada sistem baku yang mengatur nominal barter. Pihak yang terlibat biasanya melakukan negosiasi untuk mendapatkan nilai yang pas, antara layanan dan barang yang ditukar.

Sebutkan contoh-contoh barter!

Contoh barter adalah transaksi yang tidak melibatkan uang. Misalnya, si A memiliki roti yang ingin ditukarkan dengan selai si B. Keduanya saling membutuhkan.

Kenapa barter dianggap tidak praktis?

Bayangkan ada jutaan transaksi setiap hari, di seluruh dunia, dengan nominal yang luar biasa besar. Transaksi di era modern in bahkan bisa dilakukan tanpa tatap muka, yaitu dengan sistem digital.

Barter tidak akan bisa mewakili itu semua, saat ini uang bisa digunakan untuk menukar barang, jasa dan apapun lainnya.

Dimana anda bisa menemukan barter online?

Silahkan anda pergi ke situs berikut untuk melakukan barter, diantaranya; BabysitterExchange, BizXchange, Craigslist, Freecycle, Game Trading Zone, Goozex, PaperBackSwap dan SwapACD.

Apa kelebihan dari barter?

Meskipun ekonomi sudah berkembang pesat, tidak salah jika anda ingin melakukan alternatif barter. Barter juga memiliki kelebihan, contohnya jika anda memiliki kelebihan bahan makanan, dan anda khawatir akan busuk, maka bisa saja ditukar dengan barang lain milik tetangga atau teman anda.

Posted on Leave a comment

Uang: Pengertian, Sejarah, Fungsi dan Karakteristik

Uang adalah instrumen ekonomi yang digunakan sebagai alat tukar menukar barang yang diakui oleh pemerintah atau negara, dan dunia internasional.

Setiap hari kita memegang uang, sudah tahukah apa itu uang? bagaimana sejarah dan fungsinya? Berikut yang bisa kami rangkum.

Pengertian Uang

Uang adalah instrumen ekonomi yang digunakan sebagai alat tukar menukar barang yang diakui oleh pemerintah atau negara, dan dunia internasional.

Uang merupakan alat pertukaran yang diakui secara umum dan digunakan untuk memfasilitasi perdagangan barang atau jasa.

Uang pada saat ini memiliki bentuk fisik berupa lembaran kertas dan logam, namun tahukah kamu jika uang digital sebagai alat pembayaran baru sedang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan dan pertukaran barang dunia Internasional, yaitu cryptocurency.

Sistem pertukaran barang pada transaksi jual beli sebelum adanya uang dinamakan barter (sistem pembelian, dengan tukar menukar barang).

Sejarah Uang

Dalam sejarahnya, uang diciptakan untuk menggantikan barter, karena orang-orang merasa tidak puas karena tidak selalu barang yang ditukar nilainya sama, atau bahkan barang yang ditukarkan sebenarnya tidak terlalu diinginkan.

Misalnya,

Si A ingin memiliki beberapa Ayam.

Si B menginginkan barang si A.

Namun si B hanya bisa menukarkan Ayam si A dengan beberapa buah-buahan.

Pada kenyataannya si A tidak terlalu membutuhkan buah-buahan.

Yang sedang A butuhkan adalah gandum atau jagung.

Uang dapat digunakan untuk membeli barang dengan syarat, kedua belah pihak bersedia mata uang yang akan digunakan.

Karakteristik Uang

Artinya, syarat agar uang bisa diterima sebagai alat penukar yang sah dalam transaksi jual beli adalah:

  1. Nilainya sepadan
  2. Mudah untuk dibawa-bawa
  3. Dikenal
  4. Nilainya stabil.

1. Sepadan

Uang harus memiliki kualitas yang sesuai dengan barang yang dipertukarkan. Karena jika nilai uang tidak sebanding, maka salah satu pihak akan mengalami kerugian. Sebabnya, uang tersebut akan sulit digunakan dikemudian hari.

2. Tahan lama

Karakteristik uang berikutnya adalah tahan lama. Uang harus dibuat dengan bahan yang bisa bertahan lama, karena uang akan digunakan terus berulangkali untuk pembayaran, oleh orang-orang dan sering berpindah-pindah tangan.

Jika uang mudah rusak, maka uang akan sulit digunakan di masa-masa yang akan datang.

3. Fleksibel

Fisik uang baiknya berukuran kecil, fleksibel dan mudah dilipat. Ukurannya paling tidak segenggaman tangan. Uang yang terlalu besar akan sulit dibawa dan tidak efisien.

Jika uang tidak praktis, ini akan bermasalah pada saat melakukan penyimpanan atau pembayaran.

4. Asli dan Diakui

Uang baiknya dibuat dengan sangat mudah untuk dikenali, supaya setiap orang bisa dengan mudah menyetujui uang sebagai alat tukar yang sah.

Orang juga akan mudah untuk mengetahui mana uang asli atau palsu.

5. Stabil

Nilai pada sebuah uang haruslah stabil dan diharapkan meingkat seiring waktu.

Berbeda dengan nilai pada barang, semakin lama barang dipakai maka nilainya akan semakin menurun.

Nilai uang yang tidak stabil akan beresiko saat digunakan berturut-turut karena lama-lama uang akan tidak bernilai dan berguna sama sekali.

Fungsi Uang

Fungsi uang sebelumnya sudah disinggung sebagai alat tukar menukar barang yang sah. Namun ada beberapa fungsi lain diantarnya:

Fungsi Asli Uang

Fungsi asli uang adalah sebagai alat tukar menukar, satuan hitung, dan alat penyimpanan nilai.

1. Media Tukar Menukar Barang (Medium of Exchange)

Uang adalah alat paling efektif seabagai alat tukar menukar barang. Uang dapat menyelsaikan masalah pembayaran dengan mudah.

Berbeda dengan barter yang sering menimbulkan masalah baru, contohnya:

Seorang tukang kue menjual kue brownis coklat yang manis dan enak, harus mendapatkan cokelat ke pengolah coklat, dengan menukar sejumlah buah anggur dan melon, sangat merepotkan jika hal ini terjadi setiap minggu, bahkan setiap hari.

Jadi pembayaran menggunakan uang bisa memuaskan keinginan dari pihak-pihak yang terlibat.

2. Satuan Hitung (Unit of Account)

Fungsi uang berikutnya adalah sebagai satuan hitung. Dikatakan demikian, karena uang bisa menetapkan harga untuk semua jenis nilai barang dan nilai jasa (pelayanan jasa).

Kelebihan uang sebagai satuan hitung,

  1. Uang bisa digunakan juga untuk menghitung berapa nilai pengeluaran seseorang misalnya untuk membeli bahan makanan pokok,
  2. Atau untuk sebuah bisnis, berapa jumlah nilai yang telah dikeluarkan atau sebuah mesin produksi.

Hal inilah yang mendasari ilmu akuntansi, perhitungan laba dan rugi bisnis, menilai sebuah asset perusahaan, dan masih banyak hal lain yang bisa diperhitungkan.

3. Menyimpan Nilai

Uang dapat menyimpan nilai ini artinya, uang bisa digunakan untuk pengalihan daya beli dari masa sekarang ke masa depan.

Contohnya, uang yang didapat saat ini oleh penjual roti disimpan dan ditabung, kemudian dimasa depan tetap bisa digunakan, misalnya untuk menyewa sebuah toko baru di kota.

Fungsi Turunan Uang

Dibawah ini adalah contoh-contoh fungsi turunan uang.

1. Standar pembayaran ditangguhkan (Standard of Postponed Payment)

Uang berfungsi sebagai alat penyimpanan nilai. Uang juga dapat digunakan untuk memindahkan nilai ke sejumlah orang atau badan, melalui utang atau kredit.

Jadi ketika ada pembelian barang, seseorang hanya membayarkan uang muka (setoran awal) dan sisanya akan dibayarkan kemudian, dengan jangka waktu tertentu.

Dari sisi penjual barang, mereka mendapatkan uang dari barang yang mereka berikan ke pembeli atau peminjam daripada hanya meminjamkan barangnya saja dan khawatir tidak dikembalikan dikemudian hari.

2. Uang sebagai alat yang memfasilitasi utang (Money Facilitates Loans)

Uang dapat memfasilitasi pinjaman. Seseorang yang sangat membutuhkan barang atau jasa bisa meminjam sejumlah uang kepada pihak lain, untuk membeli barang yang dibutuhkan.

Misalnya, pasangan yang baru saja pindah rumah, membutuhkan banyak uang untuk membeli perlatan dapur, televisi, Kasur dan sofa tamu.

Jadi mereka bisa mendapatkan barang-barang penting tersebut, tanpa menunggu sampai bertahun-tahun dari menabung.

3. Uang sebagai alat pemindah kekayaan

Uang yang kita miliki dapat memindahkan harta kita lain yang berwujud rumah, kendaraan, tanah dan bangunan lain.

Caranya, harta tersebut kita jual dan hasil dari penjualannya berupa uang bisa kita simpan dan kita belikan harta sejenis di daerah lain.

4. Uang mendorong kegiatan ekonomi

Dengan adanya uang, orang-orang dapat melakukan kegiatan bisnis dan jual beli sehingga akan mendorong ekonomi di pihak-pihak yang terlibat secara langsung maupun yang tidak langsung.

Dalam jumlah yang besar, pengaruh dari nilai uang yang stabil, orang yang memiliki uang akan bersemangat untuk melakukan investasi.